Genjot Penjualan, Pengrajin Batu Alam Manfaatkan Media Sosial

742 views
image

Pengrajin Batu Alam Menyelesaikan Pesanan Konsumen. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Semanu – Usaha batu alam yang dilakukan sejumlah warga Mojo, Kecamatan Semanu masih bertahan hingga saat ini. Sebagain pengrajin batu alam, kini mulai melakukan terobosan dengan menciptakan berbagai kreasi batu alam.

Seperti yang dilakukan UD Jogja Relief terlihat berbagai jenis bentuk batu alam yang sudah dibuat berbagai jenis barang. Seperti batu nisan, ornamen, loster, mini relik, hiasan taman, hingga produksi batu alam yang biasa untuk tembok rumah lantai.

“Sekarang harus bisa menciptakan kreasi baru, tujuannya untuk menarik pembeli. Seperti batu nisan, banyak model dan motifnya bervariasi,” kata Pemilik UD Jogja Relief, Roy Dasuki saat ditemui Gunungkidulpost.com, Rabu (15/2/2017).

Menurut Roy, mereka lebih memilih melayani pesanan dari konsumen. Banyak permintaan yang jenis dan motifnya sesuai keinginan pembeli. Selama ini konsumen lokal Gunungkidul belum menunjukkan peningkatan secara signifikan. Sehingga pengrajin memilih untuk memasarkan hasil kerajinannya ke luar daerah, mulai Jawa Timur, Sumatra, maupun Kalimantan. 

“Pembeli lokal Gunungkidul masih sepi, kebanyakan motif ornamen, relik, dan hiasan lainnya kami kirim ke luar DIY dan luar Jawa,” ujarnya. 

Namun, usaha yang ditekuninya sejak 2003 silam juga tak luput oleh beberapa kendala seperti pemasaran dan sulinya bahan baku saat musim penghujan seperti ini.

“Saat musim hujan ini bahan baku sulit, namun kendala ini bisa kami siasati,” ucapnya.

Selama ini, pemasaran ia fokuskan melalui media sosial. Hal itu lantaran tingkat efektifitas lebih tinggi dibanding pemasaran yang lainnya. Jenis batu ornamen ukuran 1×1 meter dibandrol dengan harga Rp 1 juta – 2,3 juta, tergantung tingkat kesulitannya.

“Semua pemasaran dan transaksi kami fokuskan melalui media sosial,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post