Geruduk Gedung DPRD, Ratusan Kades Sampaikan Aspirasi

57 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 144 peserta Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul (SKDGK) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Gunungkidul, Senin (8/5/2018) kemarin.

Kedatangan merek untuk menyampaikan aspirasi kepada dewan.

Ketua SKDGK, Sutiyono mengatakan secara ringkas ada tujuh poin yang ingin disampaikan kepada DPRD Gunungkidul.

“Pertama segera implementasi UU No.13 tahun 2012 tentang keistimewaan DIY supaya segera sampai desa agar masyarakat khususnya di Gunungkidul sejahtera seperti tujuan Undang-Undang Keistimewaan tersebut. Program kegiatan sampai desa bisa masuk APBDes bagaimana caranya Pemerintah DIY dan Pemkab Gunungkidul,” ujarnya Senin (7/5).

Kedua UU No 6 tahun 2014 tentang Desa dikembalikan mandate ke Desa sehingga dalam menggunakan dana desa tidak seperti saat ini banyak diatur termasuk aturan yang tumpang tindih sehingga masih jadi korban regulasi dieksploitasi dan disandera menurutnya.

“Advokasi Kepala Desa Pemkab wajib melindungi kades, terkesan saat ini Pemkab kurang melindungi bahkan ikut menyalahkan. Keempat,supaya wilayah kecamatan sinergi dengan desa yang mandiri berdaulat dan demokratis supaya anggaran Pagu Wilayah Indikatif Kecamatan (PIWK) jumlah nominalnya ditingkatkan setiap tahun,” ujarnya.

Dia juga berharap Pemkab mempermudah dan memfasilitasi ijin yang mendukung visi misi Gubernur DIY menyongsong abad samudera hindia. Dalam hal ini dimaksud ijin pembangunan hotel, kuliner, jalan, dll.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengaku dewan akan menjembatani aspirasi Kades ke Pemkab.

Terkait perlindungan hukum pada UU No 6 Tahun 2014 punya hak perlindungan tentang perdata, untuk pidana tidak atau belum. Oleh karena itu pemerintah harus hadir membantu Kades yang kena masalah hukum.

“Kami akan menjembatani, kades hanya meminta kejelasan regulasi yang ada di pemerintah,” ucapnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post