Gonjang Ganjing Ditubuh PAN, Sarmidi Tuding PAW Tak Menghormati Proses Hukum

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Diterbitkannya surat peringatan dua yang dilayangkan oleh pihak Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Partai Amanat Nasional (PAN) ke anggotanya yang saat ini menduduki jabatan di DPRD Gunungkidul, Sarmidi dinilai tidak menghormati hukum yang berlaku.

“Regulasi Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dikeluarkan oleh PAN tidak sama sekali tidak menghormati hukum,” kata kuasa hukum Sarmidi, Suraji Noto Suwarno saat ditemui wartawan, Selasa (8/5/2018).

Menurut Suraji, saat ini DPD PAN telah mengirim surat peringatan ke dua, padahal kami telah melakukan gugatan hukum ke Pengadilan Negeri Wonosari.

Selain itu menurut Suraji, PAW yang dilakukan juga bertentangan dengan peraturan yang ada, baik perundang undangan yg berlaku, peraturan pemerintah dan PKPU. Menurutnya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk melayangkan PAW.

“Syarat melayangkan PAW adalah meninggal dunia, dipecat oleh partai, atau terlibat dalam masalah hukum, sedangkan pak Sarmidi tidak mengalami ketiga hal tersebut, dan saat ini dia masih loyal terhadap PAN,” katanya.

Terpisah, Sekretaris DPD PAN, Gunungkidul, Anwarudin membenarkan adanya PAW dan langkah yang diambil sudah sesuai dengan aturan internal partai.

Proses PAW menyebut bahwa bila caleg yang jadi adalah petahana dan tidak memperoleh 35 % dari suara di dapil yang bersangkutan, maka akan dilakukan proses PAW dan digantikan oleh caleg urutan di bawahnya, sesuai dengan perolehan suara.

“DPD akan meladeni gugatan Pak sarmidi mulai besok Senin, (14/5),” tandasnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post