Gunungkidul Berpotensi Kembangkan Bawang Putih

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari -Harga bawang putih yang sempat meningkat signifikan beberapa waktu lalu membuat Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul memutar otak. Rencananya bawang putih akan dikembangkan di Gunungkidul agar dapat mencukupi kebutuhan dan tidak terpengaruh dengan kenaikkan harga.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, Kebutuhan bawang putih di Gunungkidul masih bergantung pasokan dari daerah lain. Hal ini berakibat sering terjadinya lonjakan harga jika terjadi kelangkaan.

Untuk itu, pihaknya berencana akan mengembangkan komoditas bawang putih di Gunungkidul.

“Kami baru mencari varietas yang cocok, untuk bawang putih yang dapat ditanam di sini. Lokasinya ada di Desa Logandeng, yang dulu sempat menjadi pusat bawang putih,” Katanya, Senin  (10/7/2017).

Menurutnya, Logandeng dipilih karena lokasinya cocok untuk pengembangan bawang putih. Ia pun kini tengah menjalin kerja sama dengan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY, guna mencari varietas yang cocok untuk ditanam.

Dia bercerita, bawang putih pernah ditanam di Gunungkidul pada tahun 1990 lalu. Namun lahannya terbatas, jumlah petani yang minim dan kini pun sudah tak tersisa lagi.

Sedikitnya petani yang menanam bawang putih ini dikarenakan lahan di Gunungkidul tidak cocok untuk pertumbuhan bawang. Pasalnya bawang putih membutuhkan lokasi yang tinggi dan ketersediaan air yang melimpah.

Akibatnya tidak ada pasokan bawang putih dari Gunungkidul sendiri. Sehingga membuat harga komoditas tersebut melonjak tinggi pada waktu-waktu tertentu, seperti saat momen lebaran kemarin.

“Kami masih bergantung dari daerah lain seperti Brebes, Pemalang, Wonosobo, Boyolali dan Karanganyar. Di sini tidak ada yang menanamnya. Sehingga sangat mungkin terjadi kelangkaan dan lonjakan harga bawang putih sering terjadi,” urainya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post