Gunungkidul Diharapkan Sebagai Penyangga Pangan DIY

79 views

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY bersama dengan Pemkab Gunungkidul melaksanakan Gerakan Panen dan Serap Gabah Petani di wilayah Padukuhan Susukan II, Desa Genjahan, Ponjong, Selasa (10/4/2018).

Panen raya secara simbolis dimulai dengan pemotongan padi oleh sejumlah Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah), termasuk di antaranya BPTP DIY, Bupati dan sejumlah pejabat dinas terkait, serta Gapoktan Sari Bumi Genjahan.

Dalam panen tersebut menghasilkan padi hibrida sejumlah 12,640 ton/hektar dan varietas inhibrida 7,064 ton/hektar.

“Luas tanam padi sekitar 164 hektar sedangkan luas panen sampai saat ini mencapai 90 hektar. Dari hasil ini para petani mengalami peningkatan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto kepada wartawan.

Bupati Gunungkidul Badingah, mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan panen raya ini lantaran hasil panen pada tahun 2018 mengalami peningkatan dibanding musim panen tahun lalu.

“Kami bangga kepada para petani yang selalu menyisihkan hasil panen berupa gabah untuk cadangan pangan mendatang,” ucap Badingah.

Badingah mengaku, terus mengajak dan mendorong minat para pemuda utk terlibat dalam usuha pertanian dengan menerapkan teknologi tepat guna yang direkomendasikan oleh BPTP.

“Kami mengajak ibu-ibu wanita tani utk turut kreatif mendukung dan mengelola bahan baku pertanian menjadi olahan pangan sehingga mampu memberikan hasil tambahan ekonomi petani,” tutur Badingah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko memberikan apresiasi atas peningkatan produksi sehingga kabupaten Gunungkidul sebagai penyangga pangan DIY.

“Kami bangga petani Gunungkidul telah berhasil menerapkan teknologi yang direkomendasi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian karena mampu meningkatkan produksi padi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, melalui penerapan PTT, perguliran varietas dan penggunaan varietas Unggul Baru/ VUB dan padi hibrida, mampu meningkatkan produksi pertanian padi.

“Para petani berhasil mewujudkan swasembada pangan. Kami harap kedepan terus dapat ditingkatkan,” tutupnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post