Gunungkidul Tunggu Penambahan Kuota Haji

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Gunungkidul masih berusaha menunggu keputusan dari Kemenag DIY berapa jumlah tambahan kuota haji yang akan diberikan ke Gunungkidul. 



Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Gunungkidul Muhammad Yusuf mengatakan, sejak ada informasi penambahan kuota haji yang disampaikan Presiden Jokowi pada Rabu (11/1/2017) lalu, sampai saat ini belum ada informasi dari Kementrian Agama DIY berapa akan menambah kuota haji untuk Gunungkidul. Namun pihaknya memperkirakan ada tambahan sekitar 40 orang dari keberangkatan tahun ini 320 orang. “Sampai saat ini belum ada informasi secara resmi, namun kami memperkirakan ada sekitar 40 an orang penambahan,”katanya Selasa (17/01/2017).

Ia menjelaskan, pada tahun 2016 ada 219 orang yang berangkat ke tanah suci. Sementara untuk tahun 2017 karena kuota dikembalikan maka akan diberangkatkan 320 jamaah, masih ditambah penambahan kuota diperkirakan 40 orang. “Untuk penambahan kuota 40 orang ini masih baru perkiraan,” jelasnya.

Selain itu Pemerintah Arab Saudi juga memutuskan akan mengembalikan kuota haji Indonesia yang sebelumnya selama tiga tahun terjadi pemangkasan 20 persen ke angka normal, yakni dari 168.800 orang menjadi 211.000 orang dan pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji untuk Indonesia sebesar 10.000 orang. “Dengan begitu, dibandingkan tahun 2016, kuota haji Indonesia bertambah menjadi 52.200 orang,” katanya.  

Yusuf menambahkan, untuk kuota haji di Gunungkidul jika mendaftar tahun 2016 bisa berangkat tahun 2036 mendatang, atau harus menunggu 20 tahun. Tahun ini pihaknya juga berharap para calon jamaah haji menjaga kesehatan. Selain itu pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji akan lebih ketat.” Jika nantinya calon jamaah cuci darah, maka tidak diperbolehkan berangkat,” tambahnya. (Heri)

Related Post