Hadiri Orasi Kebangsaan, Karang Taruna Gunungkidul Siap Dukung NKRI

image

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Yogyakarta – Dalam rangka memperingati hari lahirnya pancasila yang ke -72 Karang Taruna Kabupaten Gunungkidul menghadiri orasi kebangsaan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono ke X di Keraton Yogyakarta, Kamis,(1/1/2017) sore kemarin.

Acara ini dihadiri perwakilan dari Karang Taruna se DIY. Dari Gunungkidul ada 129 personil yang di pimpin oleh Ketua Karng Taruna Gunungkidul, Agus Mantara.

Melalui Ketua Karang Taruna Desa Ngalang Eko Hardiyanto, Agus Mantara menjelaskan bahwa rombongan dari Gunungkidul ke Yogyakarta di kawal oleh pasukan Patwal dari Polres Gunungkidul sehingga perjalannya sangat lancar.

“Dari 129 personil yang berangkat ke Keraton rata-rata di dominasi oleh Karang Taruna Desa Ngalang,” kata Agus Mantara.

Dalam orasi tersebut pada intinya Sri Sultan mengajak untuk membangkitkan gerak Pancasila dari Yogyakarta untuk Indonesia. Semua peserta mengenakan pita merah putih  yang merupakan simbol semangat kebangsaan itu, hidup untuk merawat NKRI tetap lestari.

Ada lima maklumat yang juga di sampaikan dalam orasi tersebut bahwa, yang pertama kedudukan pancasila sebagai dasar bangsa fundamental.

“Maklumat yang kedua, mendukung penyelenggaraa negara, menjaga berdasarkan Pancasila dan UUD 45 dalam bingkai NKRI dengan semboyan Bineka Tunggal,” jelasnya.

Selanjutnya maklumat yang ke -3 yaitu menegaskan filasafat hidup berbangsa untuk bersatu maju dan jaya. Yang ke -4, menyerukan semua warga bangsa Indonesia untuk melakukan gerakan masa dengan jiwa pancasila.

“Menyerukan jepada penyelenggara negara untuk bersikap tegas tanpa kompromi terhadap mereka yang mau mengganti dasar Pancasila dan meruntuhkan NKRI, itu maklumat yang ke -5,” tutur Agus.

Dewasa ini, banyak hal yang membuat rapuhnya Pancasila, seperti saat ini, virus berbahaya seperti pesimisme, apatisme dan vendalisme. 

“Untuk ideologi Pancasila harapannya akan terus tumbuh dan hidup pada masyarakat, Pancasila perlu di transformasikan kedalam bentuk dan model aplikasi dalam kehidupan,” pungkas Agus. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post