Haduh….Banyak Wisatawan Tersengat Ubur-ubur

image

Wisatawan Tersengat Ubur-ubur Saat Dievakuasi Oleh Tim Sar. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari –  Saat ini wilayah Gunungkidul pada umumnya sudah mengalami musim kemarau meski kadang masih terjadi hujan.

Di bulan April sampai dengan Oktober memang sudah memasuki musim kemarau, namun akhir- akhir ini, cuaca tidak menentu, bahkan kita sulit memprediksi alur cuaca yang terjadi saat ini. Hal yang sering di sebut dengan istilah anomali cuaca atau keadaan dimana keadaan cuaca tidak teratur seperti biasanya.

Musim dingin di Gunungkidul, terutama di kawasan Pantai sangat mempengaruhi adanya beberapa hewan yang ada di lautan. Surisdiyanto, Sekretaris Satlinmas Wilayah Op II Baron menyampaikan bahwa musim dingin seperti saat ini memicu ubur muncul di permukaan pantai. Untuk itu kepada para pengunjung pantai harap lebih berhati- hati.

“Untuk hari ini saja sudah ada beberapa pengunjung yang tersengat ubur- ubur di pantai dan langsung kita berikan pertolongan,” tutur Surisdiyanto kepada Gunungkidulpost.com, Kamis,(29/6/2017).

Surisdiyanto menjelaskan bahwa sengatan ubur – ubur akan nampak pada kulit yang memerah, bisa disertai dengan pembengkakan dan rasa nyeri yang hebat.

“Gejala paling parah yang sering muncul pada korban tersengat ubur- ubur adalah mual, muntah, sakit kepala, sesak nafas, demam, bahkan bisa menyebabkan hilang kesadaran,” terang Surisdiyanto.

Hewan kecil yang hanya tampak seperti selaput ini ternyata sangat berbahaya, untuk itu Tim Searc And Rescue Baron menghimbau kepada para pengunjung pantai agar lebih berhati- hati. Apabila ada yang mengalami kejadian tersengat ubur- ubur harap segera melapor ke pos Satlinmas atau Tim SAR yang sedang bertugas di sekitar pantai untuk segera mendapat pertolongan. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post