Harga Beras Dan Telur Mengalami Kenaikan

167 views

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan saat menjelang Natal dan pergantian tahun. Komoditas yang mengalami kenaikan signifikan yakni beras dan telur.

Salah seorang pedagang kelontong di Pasar Argosari, Kecamatan Wonosari, Yatini mengatakan kenaikkan harga beras dan telur sudah terjadi sejak dua pekan lalu.

Harga beras rata-rata mengalami kenaikan Rp1.000 hingga Rp2.000. Dari mulai jenis yang paling rendah saat ini harganya Rp9.000 per kg, sedangkan yang paling mahal Rp13.500 per kg.

Sementara itu, untuk harga telur yang semula Rp18.000 per kilogram (kg) kini menjadi Rp25.000 per kg.

“Naiknya banyak dan beberapa hari terakhir ini stok telur juga menipis, karena pasokan sering telat.,” katanya  kepada wartawan, Sabtu (23/12/2017).

Akibat pasokan yang tidak lancar, stok telur kini juga mulai menipis. Selain itu penjualan selama beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Dari semula satu hari bisa menjual satu krat telur, sekarang untuk satu krat terlur baru bisa habis dua hingga tiga hari.

Untuk harga minyak goreng curah saat ini Rp12.500, gula pasir Rp12.000 per kg. Sedangkan untuk harga bawang merah Rp18.000 per kg dan bawang putih Rp20.000 per kg.

“Harga lainnya masih stabil. Saat ini masih sepi, kemungkinan nanti saat Natal baru ramai,” tutupnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post