Harga Beras Masih ‘Ningklik’

249 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Harga beras masih meroket, hal itu masih dirasajan oleh sejumlah pedagang dan konsumen.

Salah satu pedagang di Pasar Argosari, Wonosari Tumiyah mengatakan rata-rata beras memang mengalami penurunan. Namun karena harga masih tinggi, penurunan pun tak berpengaruh.

“Sudah turun tetapi hanya sekitar Rp200/kg,” katanya kepada wartawan, Senin (26/2/2018).

Dia menduga dampak melambungnya harga beberapa waktu lalu, dan masih dirasa sampai sekarang, dikarenakan badai Cempaka tiga bulan lalu yang merusak lahan pertanian warga.

Selain itu juga dia mengatakan ada sejumlah orang yang membeli banyak gabah milik petani sehingga menyebabkan sulit mencari gabah. Hal itu menyebabkan harga beras di pasaran menjadi naik.

“Operasi Pasar pada beberapa waktu lalu juga tidak begitu berpengaruh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala seksi distribusi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan harga beras memang belum ada penurunan signifikan baik untuk beras premium maupun medium.

“Untuk yang preium belum ada penurunan, yang beras medium masih fluktuatif, naik turun terus masihan. Beras Ir.1, Sabtu (24/2) Rp12.300, sedangkan Ir.2 Rp9.700. Namun untuk stoknya sudah ada semua, aman,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), DIY, Purwandono, mengatakan untuk wilayah DIY mengatakan saat ini baru mulai panen para petani, untuk stok berjalan normal.

“Sudah tidak ada lagi Operasi Pasar, karena sudah masuk masa panen juga,” ungkapnya. (Heri)

Related Post