Harga Beras Melejit, Apa Kabar Satgas Pangan

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Harga beras akhir-akhir ini naik di beberapa daerah termasuk Gunungkidul. Untuk daerah Gunungkidul dinilai akan turun setelah memasuki panen raya sekitar Januari-Maret.

Pantauan Gunungkidulpost.com, Kamis (10/1/2018) siang, untuk jenis beras lintang ijo dengan berat 25 kilogram yang awalnya dijual dengan harga 235.000 menjadi 275.000.

Lintang merah dengan berat 25 kilogram harga awal 240.000 kini menjadi 280.00.

Sementara beras jenis asri yang awalnya dijual dengan harga 250.000 dijual dengan harga 290.000.

Beras jenis Bunga naik 30.000 dari harga awal 215.000 menjadi 245.000.

Salah satu pedagang beras di pasar Argosari, Wonosari, Dwi Yulianto juga menyayangkan kenaikan beras itu.

“Kenaikan cukup berasa dan gak turun-turun pembeli pada ngeluh juga jadian kenaikan itu,” ujarnya.

Dwi juga mengatakan sebenarnya kenaikan tersebut sering terjadi ketika para petani belum panen raya. Dia mengatakan juga biasanya setelah panen raya harga akan kembali turun.

“Biasanya setelah panen harga kembali normal,” paparnya.

Sementra itu, Kepala Seksi Distribusi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan memang ada kenaikan harga beras akhir-akhir ini. Ia juga mengatakan telah ada kordinasi dengan Bulog maupun para pedagang di pasar jika terus ada kenaikan, akan diadakan operasi pasar.

“Ada kenaikan harga memang akhir-akhir ini, namun untuk stok masih cenderung aman,” ungkapnya.

Namun Sigit juga menambahkan kenaikan itu tidak berlangsung lama lagi, karena para petani khusunya di Gunungkidul telah memasuki masa panen. Sehingga dipastikan bila stok melimpah, harga cenderung turun. (Heri)

Related Post