Harga Cabai Masih Sabil Tinggi

345 views

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejak mengalami kenaikkan, harga cabai rawit masih stabil tinggi.

Berdasarkan pantauan Gunungkidulpost.com yakni di Pasar Wonosari, Pasar Playen, Pasar Karangmojo, dan Pasar Semanu rata-rata harga cabai rawit merah Rp120.000 sampai Rp140.000. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul terus melakukan pemantauan harga.

Kasi Metrologi dan Perlindungan Kosumen, Disperindag Gunungkidul, Supriyadi, mengatakan dari pantauan yang dilakukan, harga cabai masih stabil tinggi. Jenis cabai seperti cabai hijau Rp80.000, cabai merah kriting Rp50.000 sampai Rp60.000. Harga tersebut terus dipantau setiap hari.

“Harganya masih stabil, tapi tinggi, kalau cabai rawit sekarang Rp130.000,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (13/2/2017).

Harga cabai kata dia telah menjadi perhatian seirus Disperindag. Pasalnya lonjakan harga terjadi sejak beberapa pekan terkahir. Namun pihaknya belum dapat mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga cabai.

“Kemungkinan faktor cuaca yang menjadi penyebab utama mahalnya harga cabai,” ucapnya.

Sementara itu, tingginya harga cabai membuat Kementerian Pertanian mengalakkan gerakan menanam cabai. Saat datang ke Gunungkidul beberpa waktu lalu, Inspektur Jendral Kementerian Pertanian, Justan Riduan Siahaan mengatakan dengan gerakan menanam cabai dapat mengurangi pengaruh tingginya harga cabai terhadap masyarakat.

“Jadi ini program nasional, sebanyak 25.000 [bibt cabai] dibagikan di Gunungkidul. Itu adalah bagian dari sekitar lima juta bibt cabai secara nasional,” ungkapnya.

Menurut dia, jika setiap rumah tangga dapat menanam cabai, maka kata dia tidak ada lagi masalah kelangkaan cabai. Dan tidak akan ada lagi yang meributkan perihal tingginya harga cabai.

“Target gerakan tanam cabai inj agar produksi cabai sesuai dengan kebutuhan kita,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post