Harga Cabai Meroket, Warga Mengeluh

612 views

Ilustrasi. Net



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Hargai cabai rawit merah di pasaran khususnya di Gunungkidul, mengalami peningkatan sejak beberapa pekan terakhir. harga yang tetap bertahan Rp 120 ribu per kilogram, akibatnya masyarakat  mengurangi pembelian. 

Salah seorang pedagang Deni Astuti mengatakan, kenaikan harga cabai di karena dampak anomali cuaca saat ini, sehingga para pedagang kesulitan untuk mendapatkan stok cabai. “Petani mengalami gagal panen, makanya stok sangat terbatas,”katanya Minggu (05/1/2017).

Sementara itu, Pedagang lainnya, Eni mengatakan kenaikan harga cabai juga dikeluhkan oleh para pedagang yang ada, sebab banyak konsumen yang mulai menghemat pengeluaran dan mengakibatkan omset pendapatan pedagang menurun hingga 40%. “Masyarakat sudah mulai mengurangi pembelian, sebelum kenaikan dari satu kilo menjadi 1 ons,”katanya

Ia menjelaskan, Cabai rawit merah dijual Rp 120 ribu, cabai merah hijau Rp 60 ribu/kilogramnya, cabai merah kriting Rp 50 ribu/kilogramnya, dan cabai kriting hijau Rp 28 ribu. “Kenaikan sudah dua pekan terakhir, dan kenaikan ini berlangsung secara bertahap,”jelasnya.

Dengan kenaikan harga cabai hingga mencapai tiga kali lipat sejumlah konsumen sangat mengeluhkan. Salah satunya Sitiningsih warga Semanu, ia mengaku kaget, pasalnya tingginya harga cabai hingga naik hingga tiga kali lipat dari sebelumnya,”saya mengurangi pembelian cabe, karena harga yang mahal seperti ini juga harus menghemat,” ungkapnya. (Heri)

Related Post