Harga Cabai Naik Lagi, Konsumen Makin Dibuat Pedas

124 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Dua pekan usai Lebaran Idul Adha, harga cabai di Gunungkidul masih tergolong tinggi di beberapa pasar.

Harga cabai merah keriting kini naik Rp 10 ribu per kilogram (kg).
Padahal, beberapa hari sebelumnya, harga cabai merah rawit berkisar Rp 65-70 ribu per kg. Namun, Minggu (25/8/2019), harga cabai naik Rp 80 ribu per kg.

Topan, pedagang cabai di Pasar Argosari Wonosari mengatakan harga cabai sudah naik sejak Kamis (21/8/2019) lalu.

”Cabai rawit merah memang naik lagi, kalau yang agak murah cabai hijau,” ujarnya.

Cabai rawit hijau kata dia, dijual Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kg. Sedangkan, untuk cabai merah besar antara Rp 40 – Rp 45 ribu per kg.

Menurut dia, tingginya harga cabai sejak beberapa bulan terakhir jadi penyebab lesunya daya beli masyarakat.
Banyak warga yang malah beralih ke cabai keriting hijau karena harga lebih bersahabat.

”Kalau cabai hijau lebih murah, banyak yang beli cabai hijau karena harga relatif miring,” jelas Topan lagi.

Tingginya harga cabai juga terpantau di pasar Munggi Semanu. Rata-rata, pedagang menjual cabai merah keriting Rp 80-85 ribu per kg.

”Harga cabai semakin naik, karena pasokan juga berkurang jadi tiap hari naik,” ujar Umi penjual sayur mayur itu.

Terpisah, salah seorang pedagang lesehan di Wonosari Ajik mengaku pihaknya harus memutar orak lantaran harga bahan dasar cabai kian memprihatinkan. Ia mengaku, untuk mengatasi permasalahan itu dirinya harus mengoplis cabai merah besar dengan tomat.

“Kalau hanya cabai riwit merah saja kami mau dapat apa. Sedangkan harga cabai semakin tinggi. Akhinya sambal untuk warung makan ini kami oplos dengan tomat dan cabai merah besar,” ucap Ajik. (Bayu)

Related Post