Harga Cabai Semakin “Pedas” 

421 views

Penjual cabai sepi pembeli. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Para pedagang di sejumlah pasar di Gunungkidul mengaku resah. Hal itu lantaran harga cabai yang semakin melejit, sehingga pembeli di pasar pun tampak menurun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Gunungkidulpost, Kamis (27/10/2016) di Pasar Argosari dan Pasar Munggi harga cabai tembus hingga Rp 50 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Yanti mengatakan, harga cabai memang mengalami kenaikan secara signifikan. Dari harga Rp 35.000 per kilogram, kini mencapai Rp 50.000 per kilogram. Hal itu disebabkan lantaran pasokan cabai dipasaran menurun.

“Kami hanya mengikuti harga pasokan yang ada di pasar. Dan mau gimana lagi semua juga harganya sama,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Munggi, sigit mengaku, kenaikan harga cabai terjadi sejak tiga hari yang lalu. Harga cabai sangat erat kaitanya dipengaruhi oleh faktor tengkulak. Sehingga permainan harga pasar pun terjadi untuk bahan kebutuhan pokok ini.

“Seperti ini memang permainan tengkulak, dan harapan kami harga cabai segera stabil. Sehingga tak ada keluhan dari konsumen lagi,” paparnya.

Menurut dia, banyak terjadi keluhan dari pihak konsumen yang sebagian besar merupakan warga menengah kebawah. Dengan adanya kenaikan tersebut juga berpengaruh pada pejualan cabai yang tergolong menurun.

“Dengan kenaikan cabai ini penjualan pun jadi menurun,” pungkasnya. (Bayu)

hargacabainaik pasarargosariwonosari

Related Post