Harga Cabai Turun 10 Kali Lipat

image

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Argosari, Wonosari (Foto: Heri)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Harga cabai di pasaran terus mengalami penurunan sangat ekstrim sejak beberapa pekan terakhir. Jika dibandingkan dengan bulan lalu penurunan harga cabai hampir mencapai 10 kali lipat.

“Harga cabai semakin memprihatinkan sehingga para petani cabai sampai resah karena harga jual tak sebanding dengan pengeluaran sehari-hari,” ucap salah satu petani di Kecamatan Wonosari, Suwarti.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih mengatakan berdasarkan pantauan di sejumlah pasar besar di Gunungkidul, harga cabai mengalami penurunan sangat tajam.

“Harga cabai rawit masih sekitar Rp70.000 per kilogram pada bulan lalu, tapi sekarang di pasaran rata-rata harganya Rp8.000,” ujarnya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (25/9/2017).

Menurut dia, penurunan harga tersebut tidak hanya terjadi pada jenis cabai rawit saja, namun terjadi pada semua jenis cabai. Untuk cabai keriting merah atau hijau yang semula harganya berkisar Rp15.000 per kilogram, kini hanya dihargai Rp4.000 per kilogram.

Penurunan harga disebabkan adanya permainan pasar oleh sejumlah pedagang besar. Selain itu juga anjloknya harga cabai dikarenakan masa panen cabai baik di tingkat lokal maupun nasional bersamaan, sehingga stok cabai di pasaran mengalami surplus.

Pihaknya kini berharap para petani cabai supaya dapat berinovasi agar terhindar dari kerugian.

“Misalnya setelah panen, cabai bisa dikeringkan supaya masih bisa dijual dengan harga yang bagus,” pungkas Yuniarti. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post