Hari ke-8 Oprasi Patuh Progo 2017, 45 Pelanggar Kena Tilang

image

Oprasi Patuh Progo 2017 Digelar di Bunderan Siyono, Playen. (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Playen – Operasi Patuh Progo 2017 memasuki hari ke-8, setelah dimulainya pada 9 Mei yang lalu anggota kepolisian Polres Gunungkidul terus menggelar razia diberbagai tempat rawan kecelakaan dan pelanggaran yang ada di Gunungkidul.

Kali ini Oprasi Patuh Progo 2017 digelar di Bunderan Siyono, Playen, Selasa (16/5/2017). Dalam razia kali ini polisi mencatat adanya 45 pelanggaran tilang dan barang bukti sejumlah 7 sepeda motor.

Ipda Johan Rinto Damar Jati, Panit Turjawali Polres Gunungkidul memimpin langsung razia kali ini.

“Semua pelanggar kami tilang dengan sistem e-tilang, sedangkan barang bukti sepeda motor kami tahan di Polres, semua baru bisa diambil setelah pelanggar membereskan apa yang telah mereka langgar,” kata Ipda Johan saat ditemui Gunungkidulpost.com.

Lebih lanjut Ipda Johan menjelaskan, sepeda motor yang ditahan karena Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sudah tidak berlaku dan juga ada diantara mereka tidak bisa menunjukan STNKnya, sehingga para pelanggar harus mengurusnya terlebih dahulu dan menunjukan kepada kami STNK sepeda motor yang masih berlaku baru sepeda motor bisa diambil.

“Jumlah pelanggaran pada oprasi patuh progo kali ini kebanyakan karena para pelanggar yang tidak mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan lupa tidak membawa STNK,” terangnya.

Kepada para pengendara diharapkan agar melengkapi semua surat-surat kendaraan dan kelengkapan lainnya seperti komponen dalam berkendara sehingga saat berkendara di jalanan umum dapat lebih nyaman.

“Dengan adanya razia ini, kita berharap akan dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi di Gunungkidul,” pungkasnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post