Hewan Ternak Mati Mendadak, Dinas Lakukan Pemeriksaan

388 views

​Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemkab Gunungkidul melakukan penyelidikan terkait kasus hewan mati mendadak di desa Wareng, kecamatan Wonosari. Sebab dikhawatirkan kematian hewan ternak tersebut karena terserang antraks. Namun, berdasarkan pemeriksaan virus tersebut tidak ditemukan.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Dan Tanaman Pangan Holkutura Gunungkidul, Suseno Budi mengaku, sudah mendapat laporan adanya kasus hewan mati mendadak di desa tersebut. Selanjutnya beserta petugas dari puskeswan Wonosari melakukn pemeriksaan.

“Tim dari Puskewan sudah mengecek lokasi dan melakuan pemeriksaan terhadap hewan tersebut,” katanya, Kamis (26/1/2017).

Suseno menjelaskan, dari hasil pemeriksaan itu tidak ditemukan virus antraks tersebut. Bahkan dari kandang ternak terjaga dengan baik, hanya saja kondisi memang terlalu sempit.

“Ada sekitar belasan kambing yang berada di kandang yang sempit. Sehingga hal itu yang dapat mempengaruhi perkembangan hewan tersebut,” ujarnya.

Menurut Suseno, pihaknya sudah memberikan penyemprotan desinfektan terhadap beberapa kambing yang masih hidup. Untuk mengantisipasi adanya virus antraks menyebar ke Gunungkidul, pihaknya memperketat pengawasan terhadap hewan ternak yang masuk maupun keluar.

“Pengawasan itu akan kita lakukan di wilayah perbatasan Gunungkidul. Sebab kasus ini sudah terjadi di kabupaten lain yang menulari manusia,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Sedikitnya ada sekitar 5 hewan ternak jenis kambing di dusun Singkar, Wareng, Wonosari mati mendadak, Selasa (24/1/2017). Penyebab kematian hewan ternak sampai saat ini masih misterius, namun diduga terjadi karena serangan virus antraks. (Nena)

Related Post