Honor Petugas Diklaim Jadi Serapan Anggaran Terbesar Pilkada

99 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Persiapan untuk Pilkada 2020 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul.

Saat ini KPU mulai melakukan pendataan alokasi honor untuk Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ketua KPU Kabupaten Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk membiayai seluruh tahapan penyelenggaraan pilkada. Sejumlah tahapan pesta demokrasi yang telah disusun yakni tahap persiapan, sosialisasi, pembentukan badan adhoc, verifikasi dukungan calon independen, pemutakhiran daftar pemilih, pencalonan, fasilitasi kampanye, persiapan logistik, pemungutan dan rekapitulasi, penetapan paslon terpilih hingga penyusunan laporan.

“Alokasi dana tersebut digunakan untuk membiayai seluruh tahapan,” ujar Hani, Senin (7/10/2019).

Hani mengungkapkan anggaran tersebut paling banyak terserap untuk operasional perkantoran. Adapun di dalamnya terdapat biaya operasional badan adhoc untuk pelaksanaan tahapan dan honor PPK, PPS dan KPPS.

“Karena jumlah kecamatan, desa dan tempat pemungutan suara [TPS] di Gunungkidul banyak, maka membutuhkan serapan anggaran paling banyak,”jelasnya.

Hani mencontohkan honor ketua PPK yang mencapai Rp1,6 juta dan honor anggota Rp1,4 juta. Menurutnya, jumlah tersebut masih disesuaikan dengan perkiraan pasangan calon yang mendaftar.

“Kalau jumlah calon melebihi perencanaan, maka bisa adendum untuk penambahan anggaran, kami sudah memaksimalkan anggaran untuk lima pasangan calon,” tutupnya. (Red)

Related Post