Ini Kronologi Hilangnya Dana Desa Oleh Oknum Perangkat

31 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul menetapkan seorang perangkat Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul berinisial SW (55) sebagai tersangka.

Tersangka lantaran melakukan penggelapan dana desa sebesar Rp400 juta. SW mengaku mendadak hilang ingatan atau tidak sadar saat makan satai di salah satu warung di Gunungkidul setelah ia mengambil uang di hari kedua.

“SW mengaku baru sadar saat berada di Purworejo, Jawa Tengah,” kata Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Gunungkidul Iptu Wawan Anggoro kepada wartawan.

Menanggapi keterangan SW itu, Wawan tidak langsung percaya. Sebab ketika uang itu hilang, SW tidak segera melaporkan ke kepolisian.

“Dari keterangan SW kami menemukan kejanggalan. Selain itu uang di hari pertama yang diambil juga tidak langsung disetorkan ke Pemerintah Desa Beji,” tandas Wawan.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan dugaan korupsi Dana Desa Beji itu dilakukan tersangka pada akhir 2017 silam. Setelah memeriksa SW dan meminta keterangan saksi ahli perkara, maka penetapan tersangka pun dilakukan.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi diakui dia belum menahan SW. Alasannya, selama proses penyidikan, tersangka bersikap kooperatif.

“Saat ini kami belum melakukan penahanan. Kita masih menunggu proses pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post