Intensitas Hujan Tinggi, Bantuan Droping Air Berkurang

500 views
image

Ilustrasi. Net

​Gunungkidulpost.com – Wonosari – Musim penghujan yang tejadi sepanjang tahun ini membuat bantuan air bersih di Gunungkidul berkurang. Sampai saat ini saja, anggaran droping dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di wilayah yang dilanda kekeringan hanya menyalurkan sekitar 20 persen.

Kepala Bidang Sosial, Dinsosnakertrans Gunungkidul Ch Suyatmiyatun mengatakan, jika anggaran bantuan air bersih pada tahun ini mencapai Rp. 630 juta. Namun yang digunakan untuk proses penyaluran hanya sekitar Rp. 75 juta saja dan sisa anggarannya tersimpan di kas daerah.

“Banyak desa yang tidak mengambil bantuan air bersih. Sehingga kita masukkan ke kas daerah,” katanya, Senin (21/11/2016).

Suyatmiyatun menjelaskan, tidak terpakainya anggaran droping air, intensitas hujan pada tahun ini cukup tinggi. Sehingga, kebutuhan air bisa tercukupi. “Khususnya di daerah rawan kekeringan seperti Tepus, Girisubo dan Rongkop, masih cukup kebutuhan airnya,” jelasnya.

Menurut Atun, dinas tidak mengajukan anggaran tambahan di APBD Perubahan 2016. Sebab sisa anggaran saat ini masih sekitar Rp. 555 juta, yang sudah dimasukan sebagai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) 2016. 

“Dropping tidak mungkin dilakukan lagi, sehingga sisanya juga tidak akan diambil. Berbeda dengan tahun sebelumnya kita mengajukan anggaran tambahan,” pungkasnya. (Nena)

Related Post