Jangan Sepelekan Panas Tinggi, Bisa Jadi Campak, Puluhan Warga Sudah Terserang

590 views

image

Antrian pasien di RSUD Wonosari.

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Puluhan warga Gunungkidul positif mengidap penyakit campak. Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang menyerang hingga usia dewasa tersebut. 

Sekertaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, tanda-tanda orang terserang penyakit campak antara lain seperti panas disertai warna merah pada kulit perlu. Sehingga virus tersebuy haruslah ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. 

“Selama ini ada 30 pasien yang positif terkena campak. Pasien yang diduga menderita campak perlu diambil sampel darahnya untuk memastikan positif dan tidaknya terkena campak,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Kamis(17/11/2016). 

Menurut Dewi, penyakit campak memang cukup dengan rubella, karenanya perlu dilakukan uji sampel darah. Khusus penyakit rubela tersebut tergolong berbahaya ketika menimpa ibu hamil.

“Ya kuncinya harus selalu menjaga kesehatan badan,” ujar Dewi.

Menurut dewi, meski pemerintah telah mencanangkan imunisasi campak sejak bayi berusia 9 bulan. Namun bisa kembali menyerang ketika berusia dewasa. Hal tersebut mengingat pemberian imunisasi campak tidak memberikan kekebalan seumur hidup. 

“Meski sudah diberi imunisasi campak, namun usia dewasa bisa tetap terserang penyakit ini,” bebernya.

Dia menambahakan, pada awal tahun ini sampai awal November 2016 kasus penderita campak sudah mencapai 30 kasus. Lanjut Dewi, jika kondisi tubuh lebih sehat dan kuat, tentunya penyakit pembawa virus tersebut tidak mudah menyerang. 

“Seluruh puskesmas di Gunungkidul sudah mampu untuk melakukan uji laboratorium dan menangani penyakit campak,” pungkasnya. (Bayu)

campak

Related Post