Jelang Arus Mudik, Jalur Alternatif Solusi Kemacetan

164 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Untuk menghadapi arus mudik lebaran, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan berbagai persiapan.

Hal itu seperti yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul bersama dengan dinas terkait lainnya dalam rangka menyongsong momen mudik lebaran 2018.

“Kami sudah siapkan beberapa jalan alternatif guna mengurai kemacetan,” kata Kepala Dishub Gunungkidul Syarief Armunanto kepada wartawan, Sabtu (2/5/2018).

Menurut dia, untuk jalan ada beberapa alternatif untuk keluar masuk Gunungkidul. Hal itu seperti di jalur Gunungkidul – Imogiri dan jalur alternatif lainnya seperti di Kecamatan Patuk.

“Selain jalan utama di Patuk, saat ini juga sudah ada jembatan Sembada Handayani, atau dapat melalui daerah Imogiri, Bantul,” ucap Syarief.

Meski begitu ia mengatakan untuk angkutan atau bis besar lebih disarankan melintas di jalan utama yaitu melalui Patuk. Hal itu dikarenakan beberapa ruas jalan alternatif tersebut belum memungkinkan untuk dilintasi angkutan besar, karena sempitnya jalan. Selain itu Syarief mengatakan berbagai persiapan lain seperti lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan rambu lalu lintas lain sudah dipersiapkan.

“Untuk jalan utama Jogja-Wonosari penerangan sudah dipasang semua, dan saat ini petugas kami mulai mengecek penerangan yang mati, untuk segera dibenahi,” ujarnya.

Syarief mengatakan puncak arus mudik diprediksi mulai H-3 lebaran, sedangkan arus balik diprediksi H+3 lebaran.

“Kami siapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan, salah satunya pengaturan ulang timer traffic light,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan H-10 lebaran pengerjaan jalan akan segera selesai.

“Jalan Jogja-Wonosari masuk jalan nasional, informasi yang saya dapat H-10 lebaran sudah selesai dan tidak ada pekerjaan badan jalan, sedangkan jalan Provinsi sepertinya tidak ada masalah, tidak akan menganggu arus mudik. Untuk jalan yang menjadi wewenang Kabupaten, akan mulai perbaikan lagi setelah lebaran,” pungkas Eddy. (Bayu)

Related Post