Jelang Bulan Ramadhan, Harga Komoditas Mulai Merangkak Naik

446 views

image

Warung sembako milik salah satu pedagang di Pasar Argosari, Wonosari (Foto: Heri)

Gunungkidulpost.com -Wonosari -Menjelang bulan suci Ramadhan sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Setelah didahului naiknya harga gula pasir, kini diikuti kenaikkan harga daging ayam, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Salah seorang pedagang ayam di Pasar Argosari, Murjiyanti mengatakan, sudah sepekan harga daging ayam mengalami kenaikkan Rp 2.000 Dari sebelumnya harga daging ayam per ekor Rp30.000, sekarang menjadi Rp32.000 per ekor.

Dia mengatakan, kenaikan ini terjadi karena banyaknya permintaan daging ayam di pasaran menjelang bulan puasa. Selain itu, faktor lain yakni banyak peternak yang lebih mengutamakan persediaan untuk lebaran sehingga persediaan mereka terbatas dan harganya dinaikkan.

Namun demikian, pasokan daging ayam di pasaran kata dia masih tetap lancar, dan pembeli cukup stabil meski harga naik. “Kenaikkanya belum terlalu signifikan, kalau menjelang lebaran biasanya naiknya lebih tinggi,” katanya, Sabtu  (29/4/2017).

Selain harga daging ayam yang mengalami kenaikkan, harga bawang putih juga mengalami kenaikan. Dari harga semula Rp35.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram. Kenaikan ini juga terjadi semenjak sepekan yang lalu.

“Naik sekitar Rp 15.000 per kilo, sudah seminggu yang lalu.” ujar salah seorang pemilik toko sembako di Pasar Argosari, Siti Astuti.

Dia juga mengatakan terjadi kenaikan harga Telur dari Rp 17.000 menjadi Rp19.000 per kilo. Sementara harga gula pasir sudah terlebih dahulu mengalami kenaikan sejak awal April lalu, dari harga Rp12.000 menjadi Rp13.000 per kilo.

“Saat ini daya beli masyarakat menurun, bahkan seringnya sepi, namun harga-harga masih akan terus naik sampai lebaran nanti,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Metrologi dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Supriyadi mengatakan, kenaikkan harga saat ini masih dalam batas wajar. Menurutnya kenaikan harga dikatakan tidak wajar jika sudah menembus angka diatas 15%. ”Kalau saat ini memang ada kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok, namun masih wajar,” katanya.

Ia menambahkan, menjelang Ramadhan nanti, pihaknya akan segera melakukan pantauan harga langsung di pasar-pasar bersama Tim Pemantau Infalasi Daerah (TPID) dari Pemda DIY. “Kami akan langsung pantau harga menjelang Ramadhan nanti, mungkin tanggal 8 Mei mendatang,” ujarnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post