Jelang Musim Tanam, Pande Besi Kebanjiran Orderan

109 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Memasuki musim tanam di sejumlah wilayah di Gunungkidul, menjadi berkah tersendiri bagi pembuat alat bercocok tanam.

Salah satunya para pandai besi yang berada di Dusun Kajar III, Desa Karangtengah, Wonosari. Menjelang musim tanam ini order mereka mulai meningkat hingga 30 persen lebih.

Yang banjir order, salah satunya adalah pandai besi milik Sunardi. Suara bising dentuman logam terdengar keras dan nyaring semakin ‘berdendang’ menjelang masa tanam 2019 ini.

“Pesanan aneka alat bercocok tanam paling ramai adalah sabit. Dihari biasa permintaan pasar berkisar 10 buah namun jelang musim tanam ini meningkat hingga 100 lebih,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Jumat (20/9/2019).

Meski tersedia alat pabrikan, sebutnya, hingga kini warga masih memilih datang ke pandai besi. Alasannya, karena bisa lebih leluasa memilih bahan dan desain.

Proses kerja pandai besi, dimulai dari pemotongan bahan, mrapen atau memanasi, menempa, penyepuhan lalu menghaluskan dengan gerenda. Terakhir memasang pegangan sabit atau cangkul melalui proses pembubutan.

Alat pertanian produk pandai besi Sunardi, dijual dengan harga yang cukup bersahabat. Untuk sabit bervariasi mulai dari Rp 10 ribu, Rp 30 ribu, hingga harga yang termahal yakni Rp 60 ribu. Sedangkan untuk cangkul dibandrol dengan harga antara Rp 15 ribu – Rp 25 ribu.

“Harganya bervariasi dan itu semua tergantung dari bahan pembuatannya. Semakin baik bahanya semakin mahal,” ucapnya.

Berdiri sejak tahun 90 an, pandai besi ini mampu menjadi tumpuan perekonomian keluarga mereka. Sehingga sekarang, Sunardi memiliki 3 karyawan yang membantu melayani proses pembuatan alat pertanian ini. (red)

Related Post