Jelang Ramadan, Bahan Pangan Merangkak Naik

40 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Menjelang Ramadan, beberapa bahan pokok seperti bawang putih, bawang merah besar, ayam potong, ayam kampung, telur ayam boiler, mulai merangkak naik.

Bawang putih sincau adalah bahan pangan yang mengalami lonjakan harga tertinggi.

Hasil pemantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY dan TPID kabupaten/kota ke Pasar Argosari Gunungkidul, menunjukkan harga beberapa bahan pokok mulai menanjak.

Pada pekan lalu, rata-rata harga bawang putih sincau masih ada di angka Rp16.000/kg, tapi pekan ini harganya sudah naik jadi Rp19.400/kg.

Harga rata-rata bawang putih kating pun naik cukup siginifikan, dari yang awalnya Rp20.000/kg jadi Rp24.200/kg. Demikian pula daging ayam kampung yang pekan ini sudah menjadi Rp66.000/kg, dari yang awalnya Rp62.000. Adapun harga daging ayam pada pekan ini rata-rata naik Rp2.100 jadi Rp33.900/kg. Sementara telur boiler harganya jadi Rp25.200, yang sebelumnya Rp22.600.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Sugeng Purwanto mengatakan beberapa komoditas bahkan mengalami kenaikan hingga di atas 10%.

“Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas bawang putih sincau, yakni sekitar 15-20 persen,” jelasnya Sabtu (12/5/2018).

Sugeng menjelaskan, stok semua bahan pokok sebenarnya terkendali, tapi karena meningkatnya permintaan, harga jadi melambung.

Hal ini terjadi pada bawang putih kating, selain karena produk impor, permintaan pasar juga tinggi.

Peningkatan permintaan juga menjadi penyebab naiknya harga daging ayam kampung. Musababnya, menjelang Puasa, permintaan dari rumah makan meningkat.

Seluruh elemen TPID DIY, sambungnya, akan berusaha menstabilkan harga dengan melaksanakan operasi pasar dan pasar murah. Selain itu, stok juga diusahakan tetap terjaga.

“Dengan berbagai langkah ini diharapkan tingkat inflasi di DIY terjaga pada level yang rendah hingga akhir 2018,” pungkasnya. (Heri Prastawa)

Related Post