Jelang Tradisi Takbir, Perajin Patung Kebanjiran Order

10 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri, membawa berkah tersendiri bagi para perajin patung yang memanfaatkan barang bekas sak semen.

Pasalnya, saat momen jelang Lebaran ini orderan untuk keperluan kirab malam takbir meningkat.

Hal itu seperti yang dialami oleh Jumiyo salah seorang perajin patung asal Deaa Gading, Playen ini mengaku merintis usahanya sejak lima tahun silam, senang dengan banyaknya pesanan untuk keperluan kirab malam takbir.

“Pesanan dari luar daerah juga ada menjelang hari besar semacam ini. Namun usaha saya ini tidak harus dibeli, melainkan disewa juga bisa,” kata Jumiyo, saat ditemui wartawan, Selasa (12/6/2018).

Pesanan biasanya ia peroleh sejak masuk awal puasa, karena untuk pengerjaan satu buah patung dari sak semen tersebut memerlukan waktu cukup lama. Untuk pembuatan kerangka yang rumit bisa memerlukan waktu hingga tujuh hari.

Menurutnya yang paling sulit dalam pengerjaan patung tersebut, saat pembuatan kerangka, karena harus dipastikan kuat.

“Paling sulit pembuatan kerangka karena harus kuat untuk menempel sak semen itu,” bebernya.

Saat ramai pesanan seperti ini Tumiyo mengaku dapat meraup keuntungan hingga Rp5 juta, lebih. Harga yang dibandrol olehnya untuk ukuran kurang lebih 2m x 1,5m yaitu Rp1,5 juta. Sedangkan jika hanya menyewa dihargai Rp300.000.

Ia mengaku dapat membuat berbagai bentuk, mulai dari unta, singa, tokoh manusia, dan berbagai bentuk lainnya, tergantung pesanan yang diinginkan.

Menurut dia, membuat patung tersebut saat membantu crew film membuat property di Jakarta, dan belajar dari seniman sekitar 1995.

“Berawal bekerja membantu crew film akhinya saya kembangkan sendiri di kampung halaman sampai saat ini,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post