Jika Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Damai, LSM Ini Mengecam !!!

656 views

Ilustrasi/net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rifka Annisa kecam tindakan kasus dugaan oknum guru yang melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya jika benar berujung damai.

Manajer devisi pengorganisasian masyarakat dan advokasi LSM Rifka Annisa, Muhammad Thonthowi mengatakan, jika pencabutan laporan tersebut benar maka menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Gunungkidul. Masyarakat harus turut serta dalam upaya penegakan hukum dengan terus memproses kasus kekerasan terhadap anak, apalagi dilakukan oleh oknum guru yg seharusnya mendidik, mengajar dan melindungi anak didiknya. 

“Jika ada pencabutan laporan, itu adalah bentuk penghinaan terhadap profesi guru. Ini tidak saja melukai rasa keadilan masyarakat tetapi juga melukai guru-guru lainnya,” katanya, Sabtu (8/10/2016).

Menurut Tonthowi, jika oknum guru itu dipindah tugaskan ke sekolah lain, maka akan berpotensi melakukan kekerasan seksual di sekolah ia ditempatkan. Untuk itu orang tua atau wali murid di sekolah yang menjadi tempat kepindahan oknum guru tersebut harus bersikap. Karena mereka memiliki wewemang atas keselamatan anak-anaknya.

“Kita sangat prihatin di satu sisi kasus kekerasan seksual di Gunungkidul juga meningkat drastis, tapi justru pelakunya mendapat penghukuman yg sangat ringan. Sebaliknya apabila pelakunya adalah siswa ataupun siswi malah (dikeluarkan) dari sekolah,” pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan, kasus dugaan  pelecehan seksual terhadap Mawar (11) tersebut oleh warga akirnya dicabut. Menurut Bahron, dirinya tak mengetahui, alasan pencabutan itu.

“Laporan tersebut sudah dicabut, tetapi saya belum tahu karena apa dilakukannya pencabutan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (7/10/2016)

Sementara itu, Kapolsek Ponjong Kompol Saman ketika dihubungi wartawan mengaku kasus tersebut masih terus berlanjut, tidak ada pencabutan. (Nena)

Related Post