Jumlah Pengunjung Gua Pindul Alami Penurunan

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Masa libur belum tiba, dan adanya persoalan internal di tingkat pengelola Gua Pindul, jumlah pengunjung obyek wisata Gua Pindul yang berada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo saat ini mengalami penurunan.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Gua Pindul, Jumiyo mengatakan, data per Juli tahun ini dari lima pos retribusi tercatat jumlah pengunjung baru mencapai sekitar 70.000 orang. Padahal, periode yang sama tahun lalu pengunjung bisa mencapai 80.000.

“Kami memprediksi penurunan jumlah retribusi terus berlanjut sampai dengan akhir tahun,” katanya, Senin (7/8/2017).

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor pemicu melemahnya pendapatan retribusi. Salah satunya adalah faktor internal. Persoalan ada ditubuh sekretariat pengelola wisata kawasan Gua Pindul sendiri yang belum tertib dalam urusan karcis masuk kawasan wisata.

“Belum tertibnya sekretariat dalam urusan karcis membuat pendapatan lima pintu retribusi obyek wisata Gua Pindul melemah,” ujarnya.

Sampai dengan sekarang, pemberlakuan satu karcis satu pengunjung belum dapat diterapkan dengan sempurna, terutama pengunjung menggunakan bus. Biasanya, tamu rombongan dijemput langsung dari pihak sekretariat. Begitu pihak sekretariat membayar karcis ternyata tidak sesuai dengan jumlah penumpang.

Persoalan demikian sudah berlangsung lama dan belum ada penyelesaiannya. Meski dipercaya sebagai koordinator retribusi, lanjut Jumiyo, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Oleh sebab itu dia meminta dinas terkait untuk turun langsung melakukan penertiban.

“Kami sampaikan, dalam satu hari Senin sampai dengan Jumat, jumlah pengunjung melalui lima pos retribusi hanya 200 orang. Untuk akhir pekan mencapai 400 hingga 500 pengunjung. Padahal dibandingkan periode sama pada tahun lalu setiap akhir pekan bisa mencapai 700 sampai 800 pengunjung,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur BUMDes Maju Mandiri Desa Bejiharjo, Sariyanto mengatakan, pihaknya akan terus berusaha mengandeng seluruh operator Gua Pindul untuk bekerjasama. Setelah pengelolaan Gua Pindul ditangani langsung oleh BUMDes, masih terdapat sejumlah operator yang masih keberatan dengan aturan yang telah ditetapkan.

Terlebih pemberlakuan tarif Rp40.000 per orang yang harus melalui BUMDes masih dikeluhkan oleh sejumlah operator.

“Kami berusaha mengajak seluruh operator untuk bekerjasama demi pengelolaan Gua Pindul yang lebih baik,” katanya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post