Kades Didemo Warga Terkait Pungli, Sekarang Jatuh Sakit

805 views

Audiensi yang dilakukan oleh warga, aparat dan perangkat desa (Foto : Nena)



Gunungkidulpost.com – Semanu – Tuntutan warga terhadap Rukamto Kepala Desa Dadapayu, Semanu, yang diduga melakukan pungutan liar terhadap lima dukuh di desa setempat akhirnya berbuah hasil. Hingga saat ini sudah memasuki tahap audiensi dari aparat, perangkat hingga pihak kecamatan. Namun dalam kesempatan tersebut, Rukamto tidak hadir karena sakit.
Tokoh masyarakat desa setempat, Arif Aditya mengatakan, jika audiensi membahas mengenai tuntutan warga yang meminta Rukamto untuk mundur menjabat sebagai Kepala Desa. Namun tuntutan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi karena harus ada persetujuan dari Bupati.
“Kalaupun memang Rukamto harus mundur yang memutuskan Bupati, karena semua sudah diatur dalam Perbup,” katanya, Jumat (21/10/2016).
Arif menjelaskan, dalam perbup tersebut mengatur, Rukamto dapat diberhentikan jika selama menjabat kades ia tidak masuk selama 30 hari tanpa ada keterangan.
“Bila memang itu terjadi, Rukamto bisa diberhentikan secara tidak hormat,” ujarnya.
Menurut Arif, dalam kurun waktu sepekan ini, Rukamto diketahui tidak hadir ke Balai Desa. Menurut keterangan warga Rukamto sakit dan harus dirawat di Rumahsakit.
“Sudah satu minggu ini tidak hadir. Sepertinya memang sakit,” jelasnya.
Untuk diketahui sebelumnya, ratusan warga Desa Dadapayu, Semanu memprotes kebijakan Kades setempat yang melakukan pungutan liar terhadap lima dukuh terpilih di desa tersebut, Senin (17/10/2016). Mereka menuntut Kades setempat, untuk mundur dari jabatannya. (Nena)

Related Post