Kapolda DIY Dan Bupati Sepakat Jalin Kerjasama, Berikut Hasilnya

image

Penandatanganan Kesepakatan Antara Kapolda DIY Dengan Bupati Gunungkidul. (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari –   Bupati Gunungkidul Badingah bersama Kepala Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjend Pol Ahmad Dofiri, Nazirwan Adji Wibowo, Kepala Biro SDM Polda DIY, Bahron Rasyid Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul duduk bersama untuk menandatangani kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dengan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta yang berisikan tentang kesepakatan pembinaan sumber daya manusia dan pemeliharaan Kamtibmas Kabupten Gunungkidul.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bangsal Sewoko Prajo, Selasa (3/10/2017) berlangsung meriah.

Setelah adanya kesepakatan kedua belah pihak tersebut segera akan terbentuk program Tunas Unggul Handayani yang akan menjadi wadah bagi pemuda Gunungkidul yang mempunyai potensi dan keinginan kuat untuk menjadi anggota dari Polri. Hal ini tentu harus melalui proses test dan seleksi. 

“Melalui program inilah pemerintah menyediakan sarana dan wadah untuk mendidik pemuda Gunungkidul menjadi calon anggota Polri yang memiliki SDM sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan,” terang Bupati Gunungkidul Badingah.

Dia menyampaikan bahwa dana yang digunakan untuk menunjang kegiatan ini berasal dari pemerintah daerah senilai 300 juta rupiah yang bersumber dari dana APBD Gunungkidul.

“Semua peserta yang telah lolos test dan seleksi, tentu akan langsung mendapat pelatihan dari Polda DIY, ” ujar Badingah.

Menurut Badingah, ini adalah upaya pemerintah dalam menekan dan memberikan porsi yang lebih besar dalam pendidikan karakter generasi muda. Maka,  jajaran Polda DIY berkesempatan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan edukasi dan pembinaan bagi kaum muda di Gunungkidul.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri menyampaikan bahwa pendidikan karakter ini bertujuan agar generasi muda Indonesia semakin berkatakter yaitu, memiliki etika moralitas yang baik, beretos kerja, memiliko jiwa nasionalisme yang kuat, berdaya saing maupun kemampuan memanfaatkan teknologi secara baik,  benar dan bijaksana.

“Dengan adanya program ini,  semoga Gunungkidul menjadi lebih maju, animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri bisa lebih meningkat,  hal ini haruslah dibarengi dengan persiapan pendidikan karakter yang mantap, ” tutur Kapolda DIY.

Orang nomor satu di jajaran Polda DIY ini berpesan, agar masyarakat Gunungkidul tidak mudah tertipu dengan adanya iming-iming menjadi anggota Polri dengan membayar kebeberapa oknum anggota Polri.

“Kita sudah sosialisasikan, bahwa untuk menjadi anggota Polri itu harus melalui test dan seleksi yang ketat, semua tergantung nilai dan ranking para peserta, jika tidak sesuai kriteria yang ditentukan, tentu tidak akan lolos”terangnya.

Begitu pula dengan para peserta yang tergabung dalam program Tunas Unggul Handayani nanti, lanjut Kapolda DIY, kita  tidak menjamin semua akan lolos, semua tetap harus melalui test, semua nantinya tergantung dengan nilai dan ranking masing-masing.

“Entah itu anak pejabat, entah itu sodara pejabat, siapapun mereka,  semua harus melalui test dan tahapan yang telah ditentukan, “pungkasnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post