Kapolda DIY: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

257 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Masyarakat DIY diminta untuk tidak terprovokasi dengan banyaknya aksi intoleransi yang terjadi di DIY salah satunya dengan kejadian penyerangan terhadap gereja yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Kamis (22/2/2018) saat melawat ke Pondok Pesantren Darul Quran, Kecamatan Wonosari.

Dirinya mengatakan, adanya kejadian intoleransi tidak membuat masyarakat DIY terpecah belah.

Kejadian tersebut malah membuat masyarakat DIY semakin bersatu, bahu membahu serta menjunjung toleransi dan keberagaman.

“Kami rasa masyarakat DIY tidak pernah terprovokasi dengan kejadian tersebut, mereka tetap bersikap toleran dan senantiasa menjaga keberagaman,” ujar Ahmad Dofiri, Kamis (22/2/2018).

Ahmad mengatakan, komunikasi dan koordinasi pun terus dijalin agar kejadian tersebut tak lagi terulang.

Pihaknya pun mulai mendatangi dan berkomunikasi dengan para pemilik Pondok Pesantren dan para tokoh dan pemuka agama yang ada di DIY.

“Pondok pesanten, ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas negara ini,” bebernya.

Ahmad juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu sara yang berkembang dan mudah terpovokasi atau terpancing dengan pemberitaan yang berkembang di media sosial. (Santi)

Related Post