Kasus Bunuh Diri Di Gunungkidul Masih Tinggi

167 views
image

Foto: Dok Gunungkidulpost.com

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Angka bunuh diri diwilayah Kabupaten Gunungkidul masih tergolong tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Polres Gunungkidul, ada sekitar sekitar 31 kasus bunuh diri dan termasuk percobaan bunuh diri yang terjadi selama tahun 2017 di Gunungkidul.

Sekitar 29 orang tidak dapat diselamatkan lagi, namun dua masuk dalam kasus percobaan bunuh diri. Rata-rata para pelaku mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri di pohon dan di kandang sapi.

Pelaku bunuh diri kebanyakan sudah berumur diatas 50 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, mereka mengakhiri hidupnya dikarenakan mengidap penyakit menaun yang tidak kunjung sembuh.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengatakan ada tiga faktor penyebab bunuh diri di Gunungkidul, pertama dikarenakan memiliki gangguan kejiwaan seperti depresi, lalu hidup sebatang kara, dan juga termasuk memiliki penyakit yang tidak kunjung sembuh.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya melalui ceramah, pengajian, dan juga dengan menyambangi warga, memberikan himbauan, kita ajak ngobrol tentang masalah-masalahnya,” ungkap Ngadino, Rabu (22/11/2017).

Selain itu juga, Ngadino mengatakan pihaknya juga berupaya untuk mengurangi angka bunuh diri yang terjadi di Gunungkidul melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.

“Kita lakukan pendekatan melalui seni dan budaya, itu sudah dibuktikan saat di Patuk, jadi ada orang yang ditinggalkan keluarganya, kita ajak untuk ikut kegiatan bernyanyi, kebetulan itu kesenangannya,” tandas Ngadino.

Dengan diberikan kegiatan-kegiatan positif, warga tersebut menjadi lebih aktif, dan mengembalikan semangat  hidupnya, sehingga keputusan untuk mengakhiri hidup menghilang.

“Untuk Patuk ada satu kasus, Playen empat kasus ditambah satu kasus percobaan bunuh diri, Wonosari ada tiga kasus, Paliyan satu, Saptosari satu, Tepus dua, Semanu dua, Karangmojo dua, Semin empat, Ngawen dua, Nglipar satu ditambah satu kasus percobaan, Tanjung sari satu, Girisubo tiga, Panggang dua,” jelas Ngadino.

Sedangkan untuk di tahun 2016, ada 33  kasus bunuh diri yang terjadi di Gunungkidul, dua diantaranya masuk kedalam percobaan bunuh diri. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post