Kasus Dugaan Pungli, Inspektorat Segera Kirim Berkas Ke Bupati

14 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Investigasi kasus dugaan pungutan liar (pungli) program prona tanah yang dilakukan Kepala Desa Monggol, Lasiyo telah mendekati final.

Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul beserta Polres Gunungkidul akan segera menyerahkan laporan hasil investigasi kepada Bupati Gunungkidul.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Riko Sanjaya, melalui Kanit Reskrim Polres Gunungkidul Ipda Wawan Nugroho mengatakan, audit investigasi kasus dugaan pungli oleh Lasiyo sudah selesai. Kemungkinan minggu-minggu ini akan diserahkan ke Bupati Gunungkidul.

“Saat ini baru dilaporkan ke Kapolres Gunungkidul,” jelasnya Rabu, (27/6).

Disampaikan Ipda Wawan, uang dari dugaan pungli sebesar 45 juta rupiah, sudah dikembalikan oleh Kades Mongol dan telah masuk kas desa pada Mei 2018 lalu.

“Uang tersebut disarankan untuk digunakan demi kepentingan rakyat, baik masuk PAD desa ataupun bisa dikembalikan langsung ke masyarakat” terangnya Wawan.

Terkait sanksi, semua diserahkan sepenuhnya kepada Bupati dan pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul. Sebab saat ini polisi belum menentukan apakah kasus itu memenuhi unsur pidana atau tidak.

“Kemarin adalah tahap penyelidikan untuk mengetahui ada unsur pidana atau tidak, karena kasus ini berkaitan dengan menyelamatkan uang negara yang memang telah dikembalikan, jadi sanksi kami serahkan ke Bupati dan pihak terkait,” jelas Wawan.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengaku belum mendapatkan laporan dari Polres Gunungkidul. Namun demikian, setelah mendapat laporan, pihaknya akan segera mempelajari dan menentukan sikap terkait kasus itu.

“Belum ada keputusan sanksi. Semua akan kami pelajari terlebih dahulu,” kata Bupati.

Terkait dengan proses investigasi mengenai kasus yang menimpa dirinya, Kades Mongol mengaku sudah memberi seluruh keterangan yang diminta.

“Saya mengikuti alur saja dan yang pasti saya selalu siap apapun yang terjadi nantinya,” ujarnya.

Disinggung kegiatannya selepas diduga lakukan pungli, Lasiyo mengaku tetap beraktivitas seperti biasa. Tidak ada yang dipermasalahkan.

Telah diberitakan sebelumnya bahwa kasus dugaan pungli ini mencuat ke permukaan pasca keluhan sejumlah warga Desa Monggol, Kecamatan Saptosari pada pertengahan April 2018 lalu. Warga diminta tambahan dana untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). (Santi)

Related Post