Kasus Korupsi Tunjangan Dewan Dinilai Janggal

112 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kasus korupsi tunjangan dewan pada tahun anggaran 2003-2004 dinilai janggal dan bermuatan politis.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Ratno Pintoyo mempermasalahkan kasus korupsi tunjangan dewan tahun anggaran 2003-2004 yang pernah menjeratnya sebagai terpidana.

Hal ini dilihat dari banyaknya terdakwa yang dari saat dirinya ditetapkan sebagai terpidana, dan menjalani hukuman, hingga kini masih ada terdakwa yang bebas berkeliaran tanpa penegakkan hukum yang tegas.

“Kasus ini menurut saya tidak beres. Ada kepentingan politik di sana. Buktinya, dari saya diproses hukum dan selesai menjalani hukuman di penjara, ada saja terdakwa yang sampai kini masih bebas,” katanya kepada wartawan, Kamis (1/3/2018).

Kasus yang dikatakan Ratno menyangkut korupsi tunjangan anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul pada periode 1999-2004 lalu.

Dari 45 anggota dewan, 33 anggota ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga sekarang baru sebanyak 13 orang yang dieksekusi.

“Sisanya masih belum jelas dan ini menurut saya banyak bermuatan politis,” bebernya.

Hal ini membuat Ratno menilai adanya kesan tebang pilih kasus tersebut. Pihaknya berharap, semau yang terlibat segera diungkap dan dieksekusi.

“Semua harus diungkap supaya jelas dan adil, saya berharap kasus ini akan berakhir dengan menjunjung tinggi nilai keadilan,” tutup mantan Ketua DPC PDIP Gunungkidul. (Bayu)

Related Post