Kawasan Peternakan Di Desa Pacarejo Diprotes Salahi Aturan

31 views

Gunungkidulpost.com – Semanu – Keberadaan kawasan peternakan yang dibangun oleh PT Widodo Makmur Unggas di Desa Pacarejo, Semanu menuai permasalahan.

Hal itu lantaran, letak kawasan peternakan diklaim masuk dalam jaringan Geopark Gunung Sewu.

Pengelola Gua Jomblang dan kawasan Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, Cahyo Alkantana saat dihubungi wartawan pada Selasa (11/9) siang mengatakan, PT Widodo Makmur Unggas sendiri memiliki luas sekitar 20 hektar dan berlokasi di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Lokasi tersebut kata Cahyo berada di lingkaran 1 zona inti Gunung Sewu, juga zona inti wisata gua-gua dan telaga karst.

“Itu lokasinya berada di zona inti Gunung Sewu kok malah dibangun kawasan peternakan,” katanya.

Cahyo menjelaskan posisi tersebut merupakan jalur pertemuan empat sungai utama bawah tanah yakni Sumuluh Seropan, Jomblang Grubug, Bribin dan Ngingrong. Ini yang menjadi kekhawatirannya, sebab dengan keberadaan peternakan ini ditakutkan akan menghasilkan limbah yang nanti dibuang ke sungai-sungai bawah tanah.

“Padahal sungai tersebut dimanfaatkan untuk sumber air minum dan kegiatan wisata, jika dibiarkan bisa rusak semuanya,” ujarnya.

Cahyo menambahkan peternakan ayam ini belum memperoleh izin. Atas hal itu dua mengaku sudah melapor ke Pemkab Gunungkidul, tapi belum membuahkan hasil. Dia pun meminta pihak PT WMU mau bermediasi ihwal masalah ini.

“Permasalahan ini sudah saya leporkan ke Pemkab namun belum ada respon positif,” papar dia.

Sementara itu, Selaku Ketua tim percepatan wisata petualangan kementerian pariwisata Amalia mengatakan Geopark Gunung Sewu merupakan satu diantara aset wisata alam dan petualangan yang sangat berharga.

Menurut dia, pemerintah perlu berhati-hati dalam mengeluarkan izin dan mempertimbangkan kedepannya.

“Pemerintah daerah harus mempertimbangkan sejauh mana peternakan dapat mengelola limbah sehingga tidak berdampak pada lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post