Kekeringan Meluas, BPBD Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat

27 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Badan Penanggulanagn Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul telah menetapkan status menjadi tanggap darurat kekeringan.

Hal itu dilakukan akibat kekeringan yang semakin meluas di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Direncanakan mulai Jumat, (2/11/2018) besok akan mengirimkan surat ke Pemkab.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki, mengatakan semakin meluasnya kekeringan yang ada di wilayah Gunungkidul membuat ia harus memutar otak. Hingga akhirnya pihak BPBD telah menaikkan status bencana menjadi tanggap darurat.

“Jumat besok (2/11/2018), kami akan mengirimkan surat ke pemda, karena dana untuk dropping kami sudah habis,” katanya kepada wartawan.

Menurut data dari BMKG hujan diprediksi baru turun pada minggu ke tiga bulan November. Dirinya sudah berkomunikasi dengan Sekretaris daerah Gunungkidul, dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, agar dana tidak terduga dapat turun.

“Hari ini (kamis) kita dapat melakukan dropping air hingga hari senin karena ada bantuan dari PLN,” katanya.

Edy mengatakan dirinya telah memperhitungkan status tanggap darurat paling tidak selama 20 hari, dengan keadaan saat ini BPBD hanya bisa melakukan dropping air sebanyak 16 rit.

“Kalau besaran dana tak terduga belum dihitung secara rinci, tetapi perhitungan kasar saya mungkin berkisar Rp 80 juta,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul Dhemas Kursiswanto mendukung penuh langkah yang akan dilakukan oleh BPBD.

“Tidak masalah kami siap untuk meresponnya, beberapa waktu lalu kami sudah koordinasi dengan sekda untuk mengatasi kekeingan ini,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post