Kekeringan Meluas, Pemkab Segera Tingkatkan Status Siaga Darurat

image

Foto: Dok Gunungkidulpost.com

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul belum menentukan status siaga darurat kekeringan mesiki kekeringan terus meluas.

Hingga kini sudah tercatat 12 Kecamatan di Gunungkidul yang terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo, mengatakan, pihaknya sudah melakukan usulan untuk penetapan siaga darurat kekeringan.

Namun surat yang telah disetujui dan ditandatangani Bupati Gunungkidul, Badingah, status siaga darurat kekeringan diusulkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana belum ada penetapan.

“Sudah kami ajukan tetapi belum ada penetapan. Kami masih menunggu anggaran untuk dropping air lagi,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (11/9/2017).

Budhi mengatakan, saat ini anggaran untuk dropping air masih tersisa sebesar Rp 250juta. Dana ini diperkirakan kurang untuk keperluan dropping air pada kecamatan yang terdampak kekeringan yang terus bertambah.

Setelah anggaran habis, pihaknya segera meminta bupati untuk menetapkan status siaga darurat kekeringan, dan akan digunakan untuk meminta anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami perkirakan masih kurang untuk mencakup seluruh wilayah terdampak kekeringan. Kendati demkian kami gunakan dana yang tersisa untuk membantu dropping air secukupnya,” ucapnya.

Budhi berharap, status ini segera ditetapkan sehingga dapat segera  membantu masyarakat untuk terus melakukan droping air kesemua warga  terdampak kekeringa.

“Harapan kami semoga semua lancar dan segera kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post