Keluarga Sesalkan Gosip Penyebab Kepergiaan Anaknya

258 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kesedihan mendalam nampak jelas pada pasangan Yahya Maulana dan Atik, pasca anak lelakinya meninggal secara mendadak, Jumat (23/2) pagi, setelah anak lelakinya Asta Mullah Yahman,(14) mengeluhkan rasa sakit disekitaran mata.

Nampak seperti hari biasa bagi Yahya Maulana pada Jumat pagi. Seperti biasa dipagi hari dia membangunkan anaknya untuk bersiap-siap menjalankan ibadah shalat, maupun bersiap untuk berangkat ke sekolah.

Saat Yahya membangunkan anak lelakinya, Asta Mullah Yahman, tidak seperti biasanya, Asta mengeluhkan rasa sakit disekitaran mata kirinya. Mendengar anaknya mengeluh seperti itu, Yahya akhirnya menjanjikan kepada anaknya tersebut untuk pergi ke Rumah Sakit atau Dokter, untuk memeriksakan, setelah mengantar adik Asta pergi sekolah.

“Setelah saya bangunkan itu ya pertama memang masih gulung-gulung, setelah dibangunkan yang ke dua sekitar pukul 06.00 WIB, dia bangun dan mengeluhkan sakit. Disitu dia ditemani ibunya sudahan, dielus-elus. Saya bilang mau mengantar sekolah adeknya dulu lalu langsung periksa,” ujarnya.

Namun takdir berkata lain, kurang dari 30 menit setelah Yahya mengantar anak keduanya, Nabila, yang duduk dibangku Sekolah Dasar. Nyawa anak pertamanya, Asta sudah tidak tertolong. Setelah mengeluh sakit tersebut Asta kembali tidur sudah menghadap barat.

Melihat hal itu Yahya memastikan membawa anaknya ke Rumah Sakit, namun dia mengatakan tidak ada pemeriksaan yang mendalam apa penyebab meninggalnya anaknya tersebut.

“Karena tidak untuk penelitian, atau korban tindak kriminal menurut saya tidak perlu, dan segera dimakamkan, karena hari Jumat itu,” ujarnya.

Yahya benar-benar tidak menduga kejadian tersebut, karena dihari-hari sebelumnya, Asta masih beraktivitas normal seperti biasa. Anak lelakinya itu juga dinilai tidak pernah mengidap penyakit yang parah. Interaksi dengan teman-temannya pun tergolong baik, Asta dikenal sebagai sosok pendiam, dan tidak pernah berbuat aneh-aneh di sekolahnya.

Namun dirinya menyayangkan sejumlah media yang memberitakan tentang meninggal anaknya itu tanpa konfirmasi dengan dirinya, dengan informasi yang tidak benar. Dia menampik bahwa Asta seorang pecandu game, dan meninggalnya Asta disebabkan oleh radiasi, dari telepon genggamnya.

Dalam bermain game, Asta dinilai masih dalam taraf yang wajar. Terkait penyakit epilepsi yang sempat muncul di pemberitaan, juga dinilainya tidak benar.

“Saya benar-benar kaget tidak menduga, bahwa ada media yang memberitakan tentang kepergian anaknya disebabkan karena penyakit epilepsi. Dan sampai saat ini pum saya tidak mengetahui apa penyebab anak saya meninggal,” tutupnya. (Bayu)

Related Post