Kementrian Komunikasi dan Informatika Launcing Kampung Batik Manding

25 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia apresiasi dilaunchingnya Kampung Batik Manding Siberkreasi, di Dusun Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Selasa (2/10/2018) malam.

Menteri Kominfo melalui Direktorat Jenderal (Dirjen), Aplikasi dan Informatika (Aptika), Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan kampung siberkreasi ini sebagai inovasi baru teknologi dan seni menjadi menyambung.

Semuel menuturkan batik yang khas dikerjakan oleh orang itu bisa menjadi narasi yang perlu ditambahkan saat menjual batik.

“Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan dan mendesain. Sementara keahlian membatik oleh manusia harus tetap dipertahankan, itu yang khas,” kata Semuel, Selasa (2/10) malam.

Produk-produk batik saat ini menurutnya telah ada inovasi, baik warna atau yang lainnya sehingga dapat diterima kalangan muda.

Pihaknya pun mengaku berupaya membantu mempromosikan setiap produk yang dibuat oleh masyarakat.

“Jika setiap daerah memiliki produk unggulan khas masing-masing, maka Indonesia akan memiliki puluhan ribu produk unggulan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Kampung Batik Manding Siberkreasi, Guntur Susilo mengungkapkan gagasan kampung batik ini berproses cukup lama selama enam tahun.

“Harapannya kedepan kampung ini sebagai tempat pelestarian batik dan studi batik,” ungkapnya.

Pengurus Kampung Batik Manding Siberkreasi lainnya FX Endro Tri Guntoro menambahkan batik harus bersaing dengan produk-produk luar negeri.

Endro menekankan pembuat batik atau desa batik yang sudah ada bukan dianggap sebagai saingan kampung ini. Namun kampung ini akan membantu mempromosikan atau menjual, karena memiliki jaringan yang luas.

“Batik harus bersaing dengan merek-merek luar negeri. Menolak produk luar negeri berarti harus memakai produk dalam negeri. Bukan memakai barang luar negeri yang lain,” kata Endro.

Ia menambahkan anak-anak muda saat ini harus berperan penting turut melestarikan batik. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial, untuk media promosi batik. (Bayu)

Related Post