Kementrian Pertanian Gelar Panen Raya

176 views

Gunungkidulpost.com – Girisubo – Upaya Pemerintah Gunungkidul untuk meningkatkan produk pertanian, dibuktikan dengan adanya panen raya padi jenis Segreng lebih awal di beberapa wilayah di Guningkidul. Kegiatan panen ditengah musim penghujan ini digelar di Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kamis, (4/1/2018) pada lahan seluas 29 hektar yang tersebar di beberapa tempat.

Dr. Ir Joko Pramono, dari Kementrian Pertanian menyampaikan, sebelum musim tanam tiba, masyarakat Desa Balong sudah mempersiapkan dan mulai menanam padi. Dengan sentuhan teknologi, padi farietas lokal ini dinilai mampu memberikan hasil yang maksimal.

“Lewat hasil kajian teknologi dan menejemen waktu yang tepat, akhirnya berhasil panen di awal Januari ini, dan setelah ini akan dilanjutkan dengan menanam padi kembali, insyaAllah nanti kita akan panen padi dua kali ” kata Joko, disela kegiatan panen.

Selain itu, untuk mendukung agar dapat memperoleh produksi tinggi, selama beberapa tahun belakangan ini, dengan adanya program Upsus pajale (padi, jagung, kedelai), petani telah banyak difasilitasi seperti pompa air, traktor, benih unggul bermutu, pompa air dan juga pupuk dari Dinas Pertanian Gunungkidul.

Tidak cukup dengan fasilitasi itu saja, pendampingan inovasi kepada petani di lapangan secara intensif terus dilakukan yang dilakukan bersama Pemerintah yang bersinergi dengan Penyuluh lapangan dan unsur TNI.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan bahwa hasil panen di Desa Balong ini diyakini mampu memberikan kontribusi yang cukup terhadap pasokan pangan masyarakat, khususnya beras.

Menurut Bambang, keberhasilan pertanian ini tidak lepas Pemerintah Pusat dan Daerah yang benar-benar terus memantau secara keberadaan luas tanam dan luas panen secara periodik, serta memonitor secara dini keberadaan dan tingkat serangan hama atau penyakit yg mungkin menjangkiti tanaman padi yg sedang tumbuh.

“Semua ini dilakukan untuk menjamin supaya diperoleh hasil padi seperti yg diharapkan, produksi tinggi, petani sejahtera,” ucapnya.

Bambang mengungkapkan, dengan hasil panen rata-rata 4,8 ton/Ha ini dinilai sudah memenuhi standar normal.

“Kalau lahan kita disini ada 30 Ha, itu artinya kita dapat memanen sekitar 144 ton padi. Itu belum termasuk tanaman pendamping seperti jagung dan ketelanya yang rata-rata mencapai 1 ton/Ha nya,” ucap Bambang penuh semangat.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menyampaikan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan masyarakat dibawah pendampingan pihak terkait sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian.

“Apa yang kita peroleh hari ini perlu kita syukuri, semoga ini dapat mengangkat derajat perekonomian masyarakat Desa Balong pada umumnya, dan ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain untuk turut mengembangkan teknologi pertanian,” tuturnya.

Menurut Immawan, petani adalah garda depan yang harus benar-benar didukung. Masyarakat Gunungkidul yang mayoritas sebagai petani, otomatis kalau petani maju, Gunungkidul tentu akan lebih sejahtera. (Santi)

Related Post