Kendala Honor, Perpudes Di Gunungkidul Banyak Kekurangan Tenaga Pengelola

185 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Banyak Perpustakaan Desa (Perpusdes) di sejumlah wilayah di Gunungkidul kekurangan tenaga pengelola. Dari 148 Perpusdes yang ada di Gunungkidul baru 29 Perpusdes yang memiliki pengelola.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Gunungkidul, Ali Ridlo, mengatakan upah para pegawai Perpusdes dinilai belum layak, inilah yang menjadi kendala sehingga Perpusdes kekurangan tenaga pengelola.

“Tenaga pengelola perpusdes berbeda dengan pustakawan. Seorang pustakawan harus belajar bidang studi soal perpustakaan di perguruan tinggi, sedangkan pengelola Perpusdes bisa berasal dari anak SMA atau warga lainnya” jelas Ali, Sabtu, (16/2/2019) kemarin.

Ali mengungkapkan, minimnya upah para lengelola Perpudes karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, sampai saat ini, pengelola Perpusdes di Gunungkidul kebanyakan dari pamong desa.

“Mereka merangkap jabatan, padahal seharusnya dipisah,” katanya.

Untuk pengembangan Perpusdes, Dispusip terus memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada para pengelola sekaligus menggelar lomba perpustakaan antardesa di Gunungkidul.

Di akui Ali, minat baca masyarakat Gunungkidul memang masih rendah. Disetiap tahun Perpudes baru dikunjungi sekitar 65.700 orang. Sedangkan untuk bisa mencapai minat baca yang baik harus mencapai 10% dari jumlah penduduk.

“Jumlah penduduk Kabupaten Gunungkidul saat ini sekitar 722.479 orang. Jadi, minat baca dikatakan baik jika minimal jumlah warga yang berkunjung ke perpustakaan mencapai 72.249 orang,” kata Ali. (Santi)

Related Post