Kendaraan Bak Terbuka Dilarang Angkut Penumpang

image

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari –  Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul terus menggencarkan imbauan larangan mobil bak terbuka mengangkut orang.

Lantaran biasanya, mobil tersebut kerap digunakan masyarakat maupun  para wisatawan untuk liburan dengan tujuan berbagai destinasi wisata di wilayah Gunungkidul.

“Kami akan terus melakukan imbauan untuk melarang bak terbuka digunakan mengangkut orang seperti untuk berwisata maupun rombongan warga lainnya. Karena menggunakan bak terbuka sangat berbahaya buat mereka,” kata Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (11/5/2017).

Larangan dan toleransi tersebut juga sudah disosialisasikan kepada semua elemen masyarakat melalui pemasangan spanduk dibeberapa ruas jalan di Gunungkidul. Namun, Samiyono  berharap para pengemudi bisa mematuhi aturan yang berlaku.

Dia pun mengungkapkan, larangan digunakannya angkutan bak terbuka untuk keperluan mengangkut orang sudah diatur dalam Undang-undang.

“Aturannya sudah sangat jelas, maka yang harus ditindak atas pengalihfungsian kendaraan yang bukan pada kegunaannya,” tegasnya.

Lanjut dia, Samiyono menambahkan semestinya mulai sekarang dibudayakan apabila akan bepergian wajib kendaraan sesuai dengan peruntukannya.

“Kita lebih berfikir kepad faktor  keselamatan penumpang dan beralih kepada mobil yang sesuai dengan peruntukannya untuk mengangkut orang,” paparnya.

Pihaknya juga akan mengajak  Pemerintah Daerah untuk menambah armada angkutan umum sampai hingga ke pelosok desa. Hal itu supaya masyarakat bisa terlayani dengan baik masalah transportasinya.

“Semoga Pemkab segera menambah armada angkutan umum hingga ke pelosok desa demi terlayaninya transportasi yang lebih aman,” tandansya.

Sementara itu, salah satu sopir mobil pick up, di Wonosari Mugino mengaku kebingungan, biasanya kendaraan yang dikemudikannya itu selalu disewa untuk mengangkut romongan orang saat membesuk dirumah sakit maupun disewa untuk wisata. Namun, ia juga mengerti jika larangan yang disampaikan polisi tersebut merupakan tanda perhatiannya kepada masyarakat dan sopir.

“Sebenarnya mobil saya biasa disewa warga untuk membesuk orang sakit maupun berwisata kalau liburan. Soalnya kasihan warga mobil bak ini kan biayanya memang paling murah. Tetapi untuk keselamatan memang, jika penumpangnya banyak sangat berbahaya,” ungkap Mugino. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post