Kendaraan Bak Terbuka Dilarang Keras Angkut Penumpang

113 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Polres Gunungkidul mulai melakukan sosialisasi larangan penggunaan bak terbuka untuk mengangkut penumpang. Hal itu mengacu masih banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang umum.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mentaati peraturan yang berlaku untuk keselamatan para pengguna jalan.

“Mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas tidak hanya tugas dari kami (Kepolisian) tetapi juga masyarakat harus turut ikut berpartisipasi dalam mentaati peraturan lalu lintas. Untuk itu Kami akan terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalulintas,” katanya, Jumat (13/6/2019) kemarin.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Gunungkidul. Oleh karenanya pihak kepolisian melarang keras kendaraan bak terbuka dijadikan alat untuk mengangkut penumpang.

“Dengan sosialisasi ini kami melarang keras kendaraan bak terbuka digunakan sebagai alat angkut kendaraan penumpang. Kendaraan bak terbuka hanya untuk mengangkut barang saja,” jelasnya.

AKP Mega mangatakan, penggunaan bak terbuka sangatlah berbahaya untuk penumpang.
Ia mencontohkan beberapa kecelakaan maut pada tahun 2018 lalu lintas di Ngawen-Sambirejo mengakibatkan 4 orang tewas.

“Kita terus berupaya mensosialisasikan agar angkutan bak terbuka tidak digunakan mengangkut penumpang karena sangat berbahaya bagi keselamatan,” ujarnya.

Namun, pihaknya merasa kesulitan karena masih banyak pengendara nekat menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang.

Ia menambahkan, meskipun menemukan beberapa kendaraan bak terbuka disalahgunakan pihaknya belum memberlakukan tilang, dan petugas hanya memberikan teguran kepada pengemudi.

“Kita beritahu bahwa bak terbuka sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan fatal dari penumpang mengalami luka-luka hingga meninggal dunia, kami tidak ingin kejadian kecelakaan lalu lintas seperti tahun lalu terulang lagi,” imbuh mega. (Red)

Related Post