Kerajinan Kayu Alfabet Tembus Pasar Global

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kerajinan kayu alfabet di Dusun Batur, Desa Putat, Kecamatan Patuk telah menjadi andalan diekspor untuk dijadikan alat pembelajaran.

Kepala Desa Putat, Sukardi mengatakan selain ada desa wisata yang terus dikembangkan di Dusun Plumbungan. Kini kerajinan kayu didorong untuk dikembangkan agar menjadi salah satu produk andalan.

Dusun Batur yang memiliki sekitar 60 kepala keluarga itu hampir 80% diantaranya menjadi perajin kayu.

“sebagian besar warga telah menguasai produk kerajinan ini, mereka bahkan ada yang dijual di mancanegera,” katanya kepada Gunungkidulpost.co, Senin (15/5/2017).

Sementara itu, salah seorang perajin kayu asal Dusun Batur, Sardi mengatakan sudah sejak enam tahun terakhir dia rutin mengirim produksi kerajinannya ke Taiwan.

“Khusus untuk kerajinan kayu alfabet rutin setiap tiga bulan sekali saya kirim ke Taiwan,” ujarnya.

Kerajinan kayu alfabet itu, kata dia di Taiwan banyak dimanfaatkan sebagai alat belajar di sekolah. Anak-anak di tingkat taman kanak-kanak dikenalkan huruf melalui kegiatan mewarnai kerajinan berbentuk abjad itu.

Selain sebagai alat pembelajaran, kerajinan kayu berbentuk abjad itu juga banyak diminati untuk dijadikan nomor rumah ataupun hiasan ruangan. Sehingga kerajinan kayu yang dia rintis sejak 1998 itu tak pernah sepi pesanan. 

“Kalau alfabet setiap bijinya saya jual Rp6.500 hingga Rp7.500. untuk kerajinan lain seperti topeng ada yang saja jual Rp350.000,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post