Kesejahteraan Petani Dinilai Belum Maksimal

71 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kesejahteraan kaum petani hingga saat ini masih belum tampak.

Oleh sebab itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Gunungkidul nilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Gunungkidul untuk maksimal dalam mendukung program kesejahteraan petani.

Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Sugito. Dirinya menilai kesejahteraan petani sangat perlu diperhatikan karena masih menjadi mata pencaharian utama masyarakat di bumi Handayani.

“Pemkab harus semaksimal mungkin mendukung pertanian di Gunungkidul supaya lebih sejahtera,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (4/5/2018) kemarin.

Sugito menuturkan, Petani merupakan penyangga kebutuhan makanan, oleh karenanya harus dimaksimalkan kesejahteraan mereka.

Dia mengatakan saat ini penyuluhan atau edukasi terhadap para petani masih kurang. Hal itu dikarenakan banyak penyuluh pertanian yang memasuki masa pensiun.

“Program-program sangat penting diinfokan dengan baik oleh para penyuluh. Di Gunungkidul sendiri masih kurang tenaga penuluh lapangan lantaran banyak yang pensiun,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, Dinas telah berupaya untuk kesejahteraan petani, dan saat ini cukup banyak petani yang sejahtera.

“Kalau dari segi bantuan peralatan tani, benih, pupuk saya rasa sudah semksimal mungkin kita bantu. Maka harus dilihat dulu yang dimaksud Dewan, kesejahteraan yang mana,” ujar Bambang.

Dia mengatakan untuk masalah pupuk masih kurang, hal itu disebabkan banyak petani yang menggunakan pupuk secara tidak efisien atau berlebihan. Edukasi terkait penggunaan pupuk, dan penyuluhan lainnya menurut Bambang juga sudah sering dilakukan.

“Untuk pemberian pupuk subsidi memang terbatas, karena juga terbatasnya kuota atau anggaran. Dengan luasan lahan di Gunungkidul, memang sulit untuk menutup seluruh kebutuhan petani,” pungkas Bambang. (Heri Prastawa)

Related Post