Keuangan Pemkab Akan Gunakan Transaksi Non Tunai

image

Ilistrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan memberlakukan sistem non tunai untuk melakukan transaksi keuangan daerah.

Hal itu untuk melakukan efiniensi anggaran dan mengantisipasi kebocoran pendapatan daerah.

Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Supartono mengatakan pemberlakuan sistem non tunai akan dilakukan dengan menimal transaksi diatas Rp 3 juta ke atas.
Menurutnya, melalui transaksi anggaran dapat menghemat anggaran.

“Melalui sistem ini penghematan anggaran dapat tercapai,” kata Supartono, Kamis (12/10/2017).

Pemberlakukan sistem non tunai akan dimulai 2018 mendatang. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ yang menerangkan pelaksanaan implementasi transaksi non tunai.

“Kami akan segera menggelar rapat koordinasi dengan semua OPD,” bebernya.

Sementara itu, kalangan DPRD Gunungkidul mendukung upaya pemerintah kabupaten Gunungkidul untuk menerapkan sistem non tunai untuk semua transaksi keuangan daerah yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Purwanto mendukung penerapan sistem non tunai ini, dengan begitu pengelolaan keuangan daerah dapat lebih transparan.

“Selain itu melalui sistem non tunai juga ditujukan untuk penghematan anggaran yang terjadi pada sistem konvensional,” ungkapnya.

Purwanto mengatakan, manfaat lain, sistem non tunai dilakukan untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan saat transaksi tunai.

“Kami mendukung supaya sistem transaksi dapat dilakukan,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post