Khatib Diminta Bawa Pesan Keharmonisan

8 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 741 titik meliputi masjid dan lapangan di 18 kecamatan seluruh Gunungkidul akan menggelar sholat Idul Fitri pada Jumat (15/6) besok.

Untuk itu Khatib diminta membawa pesan keharmonisan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Gunungkidul, Aidi Johansyah. Menurut dia, pihaknya menghimbau kepada semua khotib sholat Idul fitri wajib menyampaikan dakwah perdamaian. Sehingga akan tercipta keharmonisan antar umat.

“Kami mengimbau kepada semua khotib sholat Idul fitri untuk menyampaikan dakwah yang damai, membawa pesan damai, tidak melakukan ujaran kebencian,” kata Aidi Johansyah, Kamis (14/6/2018).

Dia berharap gelaran sholat Idulfitri tahun ini bisa berjalan lancar, khususnya ihwal materi ceramah. Pasalnya pada tahun lalu terjadi penyalahgunaan mimbar dakwah menjadi ajang penyampaian politik praktis. Saat itu penceramah membawa isu panas Pilkada yang diselenggarakan di Jakarta.

“Hal ini dikhawatirkan memecah belah masyarakat,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal itu Kemenag Gunungkidul meminta tim di lapangan untuk mendeteksi khatib yang dimungkinkan menimbulkan disharmonisasi.

Selain itu pihaknya akan meminta naskah dakwah yang akan disampaikan oleh para penceramah saat shalat Idul Fitri nanti.

“Jika penceramah melanggar, akan diberikan sanksi sosial,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post