Kisah Dafit Bocah Teraneh di Gunungkidul

image

Tri Wahyuni Bersama Dafit Anggara Putra Sang Buah Hati Yang Sulit Makan Nasi. (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Gedangsari – Hal yang sangat aneh terjadi pada diri Dafit Anggara Putra, bocah 9 tahun warga Dusun Sumberejo RT05/RW08, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari ini.

Bagaimana tidak, Putra kedua dari pasangan suami istri Tri Wahyuni (40) dan  Bambang Hari Susanto (41) ini setiap harinya hanya makan roti dan minum susu. Dafit yang saat ini duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Karanganyar, Gedangsari ini dari lahir sampai sekarang tidak pernah makan nasi.

Diceritakan oleh Tri, Ibunda Dafit, bahwa kebiasaan dari bayi Dafit tidak mau makan apa- apa selain asi.

“Kalau kita beri nasi apapun pasti muntah, baik nasi dari singkong maupun dari padi,” jelas Tri kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (14/7/2017) kemarin.

Yang lebih anehnya lagi, melihat dan mencium nasi saja Dafit sudah mual mau muntah. Untuk itu setiap hari hanya meminum susu dan makan roti. Makanan sejenis gorengan pun juga tidak mau. Sesekali Dafit makan singkong, itupun harus di makan menggunakan gula.

“Dalam waktu sehari semalam Dafit bisa menghabiskan satu kaleng susu,” tuturnya.

Meskipun demikian, anak yang lahir 24 Oktober 2008 ini kondisi kesehatanya dari kecil sangat bagus, seperti anak-anak yang lainnya. Sampai sekarang orang tua Dafit juga tidak pernah memeriksakan ke dokter, terkait kenapa anaknya tidak mau makan nasi.

Tri terus berharap, suatu saat nanti anaknya bisa makan nasi seperti anak-anak pada umumnya. Karena selama anaknya hanya makan roti dan minum susu otomatis biaya hidup akan lebih tinggi. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post