Kisah Masjid Tiban, Siapa Sebenarnya Yang Membangun??

135 views

Gunungkidulpost.com – Ngawen – Masjid Tiban di Dusun Gambarsari, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul bisa dibilang unik karena memiliki konstruksi bangunan yang berbeda dibanding masjid lainnya. Dibangun tanpa paku, masjid ini memiliki atap dari rumput ilalang.

Selain konstruksi bangunan yang beda dari yang lain, hingga saat ini belum diketahui siapa yang membangun masjid berukuran sekitar 4×4 meter tersebut. Konon, masjid itu dahulunya berada di pucuk menthuk dan karena hal tertentu akhirnya terhempas hingga ke Dusun Gambarsari.

Masjid Tiban berlokasi di belakang rumah warga Dusun Gambarsari, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, tepatnya di sebuah pekarangan yang dikelilingi pepohonan dan tumbuhan. Dari segi konstruksi, bangunan tersebut menyerupai rumah panggung dengan menggunakan anyaman bambu untuk dinding dan rumput ilalang kering sebagai atapnya.

Melongok ke dalam masjid tersebut, tampak beberapa kaligrafi yang terpasang di setiap sisi dindingnya. Untuk alasnya, terbuat anyaman bambu yang kini dilapisi karpet hijau.

Selain itu, di bagian dalam masjid juga terdapat sajadah dan perlengkapan salat seperti sarung dan mukena.

Juru kunci Masjid Tiban, Mantos Suwitnyo (75) mengatakan, bahwa ia tidak tahu kapan masjid tersebut mulai dibangun. Menurutnya, masjid itu tiba-tiba saja berada di pekarangan yang tidak jauh dari rumahnya.

“Karena tiba-tiba ada di sini (pekarangan di belakang rumah Mantos) makanya dinamai Masjid Tiban, dan masjid ini sudah ada di sini sejak lama sekali,” ujarnya, Jumat (17/5/2019).

Meski begitu, Mantos menyebut masjid itu semula berada di pegunungan sebelah barat rumahnya. Namun kemudian masjid itu berpindah ke Dusun Gambarsari.

“Kalau dari cerita orangtua dulu, Masjid Tiban ini tadinya berada di pucuk menthuk atau gunung di sebelah barat itu (sebelah barat rumah Mantos). Terus yang membangun Masjid itu mungkin membuat kesalahan dan akhirnya para wali saat itu memindahkannya ke bawah sini,” katanya. (Bayu)

Related Post